Hasil Polling: 88 Persen Responden Tak Tertarik Belanja di Kopdes Merah Putih

Hasil Polling: 88 Persen Responden Tak Tertarik Belanja di Kopdes Merah Putih

Hasil polling Sukabumiupdate.com menunjukkan mayoritas responden tidak tertarik berbelanja di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). (Sumber : Sukabumiupdate.com).

SUKABUMIUPDATE.com – Klaim bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berpotensi membantu keluarga menghemat pengeluaran hingga Rp300.000 per bulan ternyata belum sepenuhnya menarik minat masyarakat.

Hal tersebut terlihat dari hasil polling yang digelar Sukabumiupdate.com melalui Instagram pada peridoe 28 Oktober hingga 2 November 2026. Dari total 1.101 tanggapan yang masuk, sebanyak 88 persen responden menyatakan tidak tertarik berbelanja di KDKMP.

Sementara itu, hanya 12 persen responden yang mengaku tertarik untuk berbelanja di koperasi tersebut.

Polling tersebut mengangkat pertanyaan, "Belanja di KDKMP Diklaim Bisa Hemat Rp300 Ribu per Bulan, Apakah Tertarik Belanja di Sana?"

Baca Juga: Manfaat Kismis untuk Pencernaan, Jantung, hingga Menambah Energi

Selain memperoleh 1.101 tanggapan, unggahan polling tersebut juga mendapatkan respons berupa 146 tanda suka (like), 100 komentar, empat kali dibagikan ulang (repost), dan tiga kali dibagikan (share).

Hasil polling ini memperlihatkan bahwa mayoritas responden belum menunjukkan ketertarikan untuk menjadikan KDKMP sebagai pilihan tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi (Kemenkop) menyebut program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih berpotensi membantu keluarga menghemat pengeluaran hingga Rp300.000 per bulan.

Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, mengatakan potensi penghematan rata-rata setiap keluarga diperkirakan mencapai Rp250.000 hingga Rp300.000 per bulan apabila program tersebut berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Cuaca Sukabumi Awal November 2026 Potensi Diguyur Hujan Kategori Menengah 75-150 Mm

"Dengan cara ini proyeksi yang kami hitung, Pak. Dengan program ini berjalan untuk komoditas subsidi saja setidaknya setiap keluarga nanti akan dapat saving rata-rata sekitar Rp250.000 sampai Rp300.000 per bulan," kata Zabadi saat Wisuda Ke-34 Universitas Nusa Bangsa di Bogor, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Zabadi, sejumlah komoditas bersubsidi, seperti LPG, minyak goreng Minyakita, hingga pupuk, nantinya akan disalurkan melalui KDKMP.

Selain menyalurkan kebutuhan bersubsidi, koperasi juga dirancang berperan sebagai off-taker atau pihak yang menyerap hasil produksi masyarakat desa dan kelurahan.

Pemerintah berharap keberadaan KDKMP dapat membantu petani dan pelaku usaha memperoleh kepastian pasar sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga: Cegah Longsor, Dinas PU Bangun TPT Gendong di Jalan Sukakersa-Gunungendut Sukabumi

Meski demikian, hasil polling Sukabumiupdate.com menunjukkan bahwa klaim potensi penghematan tersebut belum diikuti ketertarikan mayoritas responden untuk berbelanja di KDKMP.

Perlu dicatat, hasil polling ini merupakan gambaran tanggapan pengguna Instagram yang berpartisipasi dan bukan representasi seluruh masyarakat.

 

Berita Terkini