Lirik Lagu Nyawa dan Harapan Raisa, Suarakan Kepedulian Terhadap Karhutla

Lirik Lagu Nyawa dan Harapan Raisa, Suarakan Kepedulian Terhadap Karhutla

Lirik Lagu Nyawa dan Harapan Raisa, Suarakan Kepedulian Terhadap Karhutla (Sumber : instagram/@raisa6690)

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi Raisa kembali merilis video musik Nyawa dan Harapan pada Rabu, 28 Oktober 2026 sebagai bentuk kampanye kepedulian terhadap lingkungan, khususnya yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bahkan, dalam musik video lagu Nyawa dan Harapan memperlihatkan kondisi hutan yang mengenaskan akibat karhutla, hingga membuat ekosistem rusak dan satwa liar di sana kehilangan tempat tinggal.

Adapun makna lagu Nyawa dan Harapan Raisa ini mengenai pentingnya untuk saling menjaga alam, peduli terhadap sesama, dan memaknai arti kehidupan sebelum semuanya terlambat.

Baca Juga: Lirik Lagu Kangen Awakmu Wali feat Siti Badriah, Kolaborasi Pop Melayu dan Koplo

Berikut lirik lagu Nyawa dan Harapan Raisa

Saat air lebih langka dari air mata
Saat udara harus kau beli
Saat bunga-bunga tinggal cerita
Akankah akhirnya kita sadari?

Saat senyuman lebih langka dari amarah
Saat nyawa nyaris tak berharga
Saat dunia merintih pedih
Akankah akhirnya kita sadari?

Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan

Saat kejujuran sudah tak bersisa
Saat manusia hidup tanpa hati
Saat membenci terasa nyaman
Saling menyakiti terlihat wajar

Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa

Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan
Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal

Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan

Baca Juga: Lirik Lagu SHOCK TREASURE, Comeback Energik dan Penuh Semangat

(Akan datang masa di mana kita
Hanya mampu berkeluh dan menyesal
Berharap doa dapat memutar waktu
Percayalah waktu masih tersisa
Percayalah hanya kita yang bisa
Beri nyawa s'gala harapan)

Beri nyawa segala harapan
Akankah akhirnya kita sadari?

Berita Terkini
Ilustrasi - Ekonomi tumbuh, angka-angka membaik. Tapi pertanyaannya, siapa yang benar-benar ikut tumbuh? (Sumber : AI/ChatGPT).

Ekonomi Tumbuh, Siapa yang Tumbuh

Pertumbuhan ekonomi sering kali menjadi indikator keberhasilan pembangunan. Namun, di balik angka-angka tersebut, muncul pertanyaan penting: siapa yang menikmati hasil pertumbuhan itu?

06 Nov 2026, 16:04 WIB