Pertamina Segera Luncurkan Pertamax Turbo

Pertamina Segera Luncurkan Pertamax Turbo

SUKABUMIUPDATE.COM - Pertamina Marketing Operation Region II segera meluncurkan pertamax turbo di Sumatera Selatan bila stasiun pengisian bahan bakar umum Coco sudah siap.

GM Pertamina Marketing Operation Region II Herman M Zaini menyampaikan hal itu saat ditanya mengenai pertamax turbo di Palembang, Kamis.

Menurut dia, dengan menggunakan pertamax turbo itu jarak tempuhnya lebih jauh tinggal konsumen hitung-hitung saja dengan harganya.

Memang harganya agak mahal, tetapi jarak tempuhnya lebih jauh dan mudah-mudahan segera diluncurkan, katanya.

Ia mengatakan, pertamax turbo itu nantinya diproduksi di kilang Pertamina Plaju, jadi kalau SPBU Coconya siap maka segera diluncurkan bahan bakar minyak tersebut.

Pertamax turbo itu untuk mobil yang kompresinya diatas 11, 12 itu seharusnya sudah pakai BBM tersebut, ujarnya.

Ia menuturkan, sebetulnya banyak mobil yang bisa memakai BBM tersebut seperti alpard dan mobil-mobil baru yang harganya diatas Rp500 juta, janganlah pakai pertamax, tapi pakai pertamax turbo, karena tarikannya lebih enteng.

Sementara mengenai harga, ia menyatakan, kalau di Jakarta harganya Rp8.700 perliter, sementara di Sumatera Selatan nantinya belum tahu, karena memang setiap daerah berbeda tergantung ongkos angkut dan sebagainya.

Pertamax turbo ini dengan research octane number (RON) 98 dan emisinya jauh lebih ramah lingkungan lagi dan memang diperuntukan bagi mobil-mobil yang high class kompresi diatas 11 disarankan menggunakan itu, karena mobilnya lebih awet.

Mudah-mudahan dalam waktu dekat segera diluncurkan, karena produksinya di kilang Pertamina Plaju, tinggal angkut ke SPBU, jadi tinggal menunggu waktu yang tepat saja, katanya.

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB