Menpora Siapkan Kejuaraan Nasional Untuk Santri

Menpora Siapkan Kejuaraan Nasional Untuk Santri

SUKABUMIUPDATE.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nachrowi akan mengalokasikan anggaran tambahan bidang olahraga untuk kalangan santri dalam skala luas dan nasional, dengan tidak saja untuk sepak bola, namun juga untuk cabang lain termasuk bulu tangkis.

"Dulu Liga Santri Nusantara dapat Rp2 miliar, naik Rp10 miliar, tahun ini terus bertambah," kata Imam Nachrowi di Pontianak, Minggu (28/8).

Menurut dia, tidak hanya sepakbola seperti di Liga Santri Nasional, namun cabang olahraga lain seperti bulu tangkis juga akan digelar ajang serupa.

Ia mencontohkan Tontowi Ahmad yang baru saja mendapat emas pada Olimpiade Brszil bersama Liliyana Natsir dari cabang badminton.

Tontowi adalah santri dan dari keluarga besar NU di Banyumas. Itu menandakan, kata Nachrowi, lingkungan pondok pesantren juga banyak menghasilkan bibit-bibit olahraga yang berpotensi menciptakan prestasi.

Nachrowi juga menyampaikan pesan Presiden Jokowi agar menyiapkan generasi muda yang berkarakter dan berakhlak baik, selain menggerakkan santri sebagai kekuatan dalam membangun bangsa.

Imam Nachrowi hadir dalam acara  Pesta Rakyat Gema Sholawat Majelis Cinta Rosul Ar Ridho yang digelar untuk memperingati HUT ke-71 RI. 

Sementara Habib Ridho mengajak semua umat muslim untuk menunjukkan Indonesia sebagai negara berakhlak baik. 

"Sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia menjadi patokan orang-orang berakhlak baik," kata Habib Ridho.

Ia mengingatkan semua santri untuk bersama menjaga NKRI dari ancaman bangsa lain yang ingin mengubah Indonesia.

Topik Terkait
Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB