SUKABUMIUPDATE.COMÂ - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan akan berpartisipasi dalam kampanye Malam Langit Gelap yakni mematikan semua lampu pukul 20.00-21.00 WIB Sabtu di Gedung Sate Bandung.
"Mari kita selamatkan Langit Malam Gelap dari polusi cahaya Dark Sky Night. Bapak, ibu, akang, teteh, mari menangkap momen Milky Way di sudut-sudut Gedung Sate malam ini, selama satu jam. Hadir Pak Gubernur Jabar," kata Kepala Bagian Humas, Protokol, dan Umum Setda Provinsi Jawa Barat, Ade Sukalsah, Sabtu (6/8).
Sementara itu, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanya Malam Langit Gelap yakni mematikan semua lampu pukul 20.00-21.00 WIB malam ini.
"Kampanye Malam Langit Gelap harus dilakukan karena terkait dengan kesehatan dan efisiensi energi. Adanya pengaturan lampu yang baik maka kita bisa menghemat energi," kata Astronom asal Bandung, Hendro Setyanto.
Menurut dia, kampanye itu dilaksanakan untuk memperingati hari keantariksaan yang jatuh setiap tanggal 6 Agustus.
Kegiatan itu memiliki semangat penting untuk menghemat energi dan menghindari polusi cahaya dan khusus pada Sabtu malam, adanya Kampanye Langit Gelap juga bertujuan untuk melihat Galaksi Bima Sakti dengan ratusan miliar bintang membentang dari Utara ke Selatan.
Aher Hadiri Kampanye Malam Langit Gelap

Editor :
Tags :
Berita Terkini
Pemain Persib Bandung, Frans Putros Perkuat Irak di Playoff Antarbenua Piala Dunia 2026
Olahraga 17 Mar 2026, 05:18 WIB
Doa Puasa Ramadan Hari ke-28 Memohon Keutamaan Ibadah di Akhir Ramadan
Life 17 Mar 2026, 05:00 WIB
Neymar Tak Masuk Skuad Brasil, Peluang ke Piala Dunia 2026 Menipis
Olahraga 17 Mar 2026, 04:48 WIB
Resep Palm Sugar Cheese Cookies, Ide Kue Renyah Gurih untuk Lebaran
Food & Travel 17 Mar 2026, 04:00 WIB
Pemudik Diminta Waspada, Jalur Mudik Sukabumi Rawan Longsor!
Sukabumi 17 Mar 2026, 00:08 WIB
Buah Busuk hingga Bangkai Cicak, Menu MBG di SDN CBM Pakujajar Diprotes Ortu Murid
Sukabumi 16 Mar 2026, 23:57 WIB
Camat Ciracap Ultimatum Penutupan SPPG Purwasedar usai Diduga Cemari Lingkungan
Sukabumi 16 Mar 2026, 23:33 WIB
Rayakan Kebersamaan Ramadan, Bapenda Sukabumi Gelar Bukber Sederhana di Kantor
Life 16 Mar 2026, 22:01 WIB
Sopir Angkot Lindas Pasutri di Cireunghas Kabur? Polisi: Sudah Diamankan
Sukabumi 16 Mar 2026, 21:36 WIB
Usai Imbang Lawan Tottenham, Szoboszlai Ajak Fans Liverpool Tetap Mendukung Tim
Olahraga 16 Mar 2026, 21:30 WIB
Mbappe dan Bellingham Masuk Skuad Real Madrid Jelang Duel Lawan Manchester City
Olahraga 16 Mar 2026, 20:57 WIB
Izin Belum Rampung, Proyek Perumahan Elit di Bukit Gunung Karang Kota Sukabumi Disetop
Sukabumi 16 Mar 2026, 20:49 WIB
Catat! Deretan Pantai di Sukabumi Selatan yang Jadi Spot Terbaik Menikmati Sunset
Food & Travel 16 Mar 2026, 20:46 WIB
Leny Yoro Berharap Casemiro Tetap Bertahan di Manchester United
Olahraga 16 Mar 2026, 20:45 WIB
Identitas Mayat Laki-laki di Bak Mandi Pamuruyan Terungkap, Keluarga Tolak Autopsi
Sukabumi 16 Mar 2026, 20:08 WIB
Lewat BUBAT, Komunitas Seni Budaya Sukabumi Perkuat Kolaborasi di Bulan Ramadan
Sukabumi 16 Mar 2026, 19:58 WIB
Kasus Impor LNG: Saksi dari Sebut Audit BPK Keliru, Pertamina Justru Untung Rp 1,6 T
Nasional 16 Mar 2026, 19:41 WIB
Viral Rumah Tidak Layak Huni di Tegalbuleud, Kades Beri Klarifikasi Soal Bantuan Sosial
Sukabumi 16 Mar 2026, 19:19 WIB
Sudah Fix Keluar, BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tidak Akan Kembali ke ENHYPEN
Seleb 16 Mar 2026, 19:00 WIB
Jelang Libur Lebaran, Warga Swadaya Tambal Jalan Rusak Menuju Geyser Cisolok
Sukabumi 16 Mar 2026, 18:22 WIB