SUKABUMIUPDATE.COMÂ - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menegur produsen dan menarik makanan ringan dengan merek tidak senonoh yang dipasarkan melalui toko jual beli daring (dalam jaringan/online).
"YLKI menyatakan protes dan meminta produk itu segera ditarik dari peredaran. BPOM harus menegur keras produsennya dan menghentikan penjualan melalui toko jual beli daring," kata Tulus melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu.
Apalagi, Tulus menyatakan sudah melakukan pengecekan, produk makanan ringan itu belum terdaftar di BPOM. Meskipun mencantumkan logo halal, Tulus menyatakan logo dan penyataan halal tersebut juga palsu.
"Karena itu, masyarakat tidak usah membeli produk makanan ringan tersebut, apalagi untuk anak-anak," ujarnya.
Di sebuah toko jual beli daring terkemuka ditawarkan produk makanan ringan dengan merek "Bikini" yang merupakan singkatan dari "Bihun Kekinian".
Tulus menilai produk makanan ringan tersebut sangat tidak edukatif dan tidak senonoh karena pada kemasannya menampilkan ilustrasi tubuh perempuan hanya mengenakan bikini dan tulisan "remas aku".Â
YLKI Minta "Bikini" Tidak Senonoh Ditarik
[object Object]
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB

Editor :
Tags :
Reels & Shorts
Berita Terkini
Sumur Bor Datang, Asa Air Bersih Warga Kalibunder Sukabumi Saat Sungai Cikaso Mengering
Sukabumi 17 Sep 2026, 07:00 WIB
Resep Es Merah Delima Khas Thailand, Manis Menyegarkan Cocok di Cuaca Panas
Food & Travel 17 Sep 2026, 07:00 WIB
Raphinha Cetak Hattrick, Barcelona Libas Racing Santander 7-2 di La Liga
Olahraga 17 Sep 2026, 06:03 WIB
APBD Perubahan Sukabumi 2026 Disepakati, Ada Tambahan Rp89 M untuk Gaji PPPK hingga Infrastruktur
DPRD Kab. Sukabumi 17 Sep 2026, 06:00 WIB
Manchester United Tumbang 2-3 dari Brighton di Carabao Cup, Sempat Unggul Dua Gol
Olahraga 17 Sep 2026, 05:51 WIB
Sukabumi Potensi Cerah di Kamis Pagi, Cuaca Jawa Barat 17 September 2026
Science 17 Sep 2026, 05:00 WIB
Api Limbah Kayu Merembet ke Lahan Alang-alang, Warga Tenjojaya Cibadak Sempat Panik
Sukabumi 16 Sep 2026, 22:55 WIB
Dewan Jabar Yusuf Maulana Serap Keluhan Pembudi Daya Lele di Palabuhanratu
Jawa Barat 16 Sep 2026, 22:44 WIB
Yusuf Maulana Dorong Warga Jabar Manfaatkan Sapa Warga untuk Ajukan Bantuan RTLH
Sukabumi 16 Sep 2026, 22:29 WIB
Pendaftaran Ditutup, Tiga Jurnalis Televisi Berebut Kursi Ketua IJTI Sukabumi Raya
Sukabumi 16 Sep 2026, 21:42 WIB
Dari Cicurug Sukabumi, Khansa Nisa Menjemput Mimpi di Jersey Timnas Indonesia
Olahraga 16 Sep 2026, 21:06 WIB
Persib Bandung Cetak Sejarah, Jadi Klub Indonesia Pertama yang Kalahkan Wakil Korea Selatan
Olahraga 16 Sep 2026, 20:08 WIB
Lapas Nyomplong Sukabumi Pindahkan Napi ke Karawang dan Subang, Mayoritas Kasus Narkotika
Jawa Barat 16 Sep 2026, 20:07 WIB
Sekdis Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi PKL, Dishub Sukabumi Evaluasi Internal
Sukabumi 16 Sep 2026, 19:31 WIB
Pemotor MD, Kronologi Adu Banteng Satria FU dan Mobil Pick Up di Sagaranten Sukabumi
Sukabumi 16 Sep 2026, 19:21 WIB
13 Suzuki APV Jadi Ambulans, Dealer di Sukabumi Laporkan Dugaan Penipuan: Kerugian Rp2,89 Miliar
Jawa Barat 16 Sep 2026, 19:03 WIB
Dapur Magma Anak Krakatau Capai Kedalaman 26 Km, BRIN: Dalam Fase Inkubasi
Science 16 Sep 2026, 19:02 WIB
Siap Bertemu Penggemar! ALLDAY PROJECT Bakal Comeback Lewat EP Kedua 'CRASH'
Musik 16 Sep 2026, 19:00 WIB
Persib Permalukan FC Seoul 1-0, Maung Bandung Awali ACL Two dengan Kemenangan
Olahraga 16 Sep 2026, 18:54 WIB
"Harus Ugal-ugalan di Jalan”, Alasan Driver Maxim Sukabumi Protes Program Turbo
Sukabumi 16 Sep 2026, 18:47 WIB









