Anti Mubazir! Tips Menyimpan Sayuran dan Bumbu Dapur agar Tahan Lama

Sukabumiupdate.com
Jumat 11 Sep 2026, 09:00 WIB
Anti Mubazir! Tips Menyimpan Sayuran dan Bumbu Dapur agar Tahan Lama

Ilustrasi cara menyimpan sayuran dan bumbu dapur dengan benar (Sumber : Freepik/@magnific)

SUKABUMIUPDATE.com - Menyimpan sayuran dan bumbu dapur dengan cara yang tepat bukan hanya membuat bahan makanan tetap segar, tetapi juga membantu menghemat pengeluaran. Sayangnya, masih banyak orang yang menyimpan semua bahan makanan dengan cara yang sama, padahal setiap jenis sayuran dan bumbu memiliki kebutuhan penyimpanan yang berbeda.

Sayuran yang cepat layu atau bumbu yang mudah berjamur tentu bisa membuat bahan makanan terbuang percuma. Agar tidak mengalami hal tersebut, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan di rumah.

1. Pilah Sayuran Sebelum Disimpan

Setelah berbelanja, jangan langsung memasukkan semua sayuran ke dalam kulkas. Pisahkan terlebih dahulu sayuran yang sudah mulai layu, rusak, atau memiliki bagian yang busuk.

Sayuran yang rusak sebaiknya segera digunakan atau dibuang bagian yang tidak layak. Jika dibiarkan bercampur dengan sayuran lain, kerusakan bisa lebih cepat menyebar.

2. Jangan Asal Mencuci Sayuran

Mencuci sayuran sebelum disimpan memang praktis, tetapi tidak semua jenis sayuran cocok langsung dicuci. Air yang tersisa pada permukaan sayuran dapat membuatnya lebih cepat lembap dan membusuk.

Jika ingin mencuci terlebih dahulu, pastikan sayuran benar-benar dikeringkan sebelum disimpan. Untuk sebagian sayuran, lebih baik mencuci tepat sebelum digunakan.

Baca Juga: Ulasan Persija vs Persib: Kembali ke SUGBK Setelah 7 Tahun, Siapa Lebih Siap?

3. Gunakan Wadah atau Kantong yang Tepat

Sayuran membutuhkan sirkulasi udara dan tingkat kelembaban yang sesuai. Gunakan wadah penyimpanan atau kantong khusus makanan yang dapat membantu menjaga kondisi sayuran.

Sayuran berdaun seperti bayam, kangkung, dan selada dapat dibungkus dengan tisu dapur untuk membantu menyerap kelembapan berlebih. Ganti tisu jika sudah terasa basah.

4. Pisahkan Buah yang Menghasilkan Banyak Etilen

Beberapa buah menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat pematangan bahan makanan di sekitarnya. Karena itu, sebaiknya jangan mencampurkan buah tertentu dengan sayuran yang sensitif terhadap etilen.

5. Simpan Wortel dan Sayuran Akar dengan Benar

Wortel, lobak, dan beberapa jenis sayuran akar dapat disimpan di dalam kulkas. Jika masih memiliki daun, sebaiknya bagian daunnya dipisahkan terlebih dahulu karena dapat menarik kelembapan dari akar.

6. Jangan Menyimpan Tomat Sembarangan

Tomat yang belum matang sebaiknya diletakkan pada suhu ruang dan jauh dari sinar matahari langsung. Setelah matang, tomat dapat dipindahkan ke tempat yang lebih sejuk jika diperlukan.

Hindari menumpuk tomat terlalu banyak karena tekanan dapat membuat bagian bawahnya mudah memar dan rusak.

7. Simpan Bawang di Tempat Kering dan Berventilasi

Bawang merah dan bawang putih sebaiknya disimpan di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpannya di tempat yang lembap karena dapat mempercepat pertumbuhan jamur.

Gunakan wadah yang tidak terlalu tertutup rapat agar udara tetap dapat bersirkulasi.

Baca Juga: Cuaca Jabar 11 September 2026, Sukabumi Potensi Cerah, Berawan hingga Hujan

8. Buat Stok Bumbu Halus dalam Porsi Kecil

Bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, atau bumbu dasar dapat diolah terlebih dahulu agar lebih praktis saat memasak.

Jika membuat bumbu halus dalam jumlah banyak, bagi ke dalam beberapa porsi kecil. Simpan sesuai kebutuhan penggunaan sehingga tidak perlu mencairkan seluruh stok setiap kali memasak.

9. Bekukan Cabai dan Bumbu Tertentu

Cabai, daun bawang, serta beberapa jenis bumbu dapat dibekukan untuk memperpanjang masa simpannya. Sebelum dibekukan, bersihkan dan keringkan bahan terlebih dahulu.

Potong sesuai kebutuhan, lalu simpan dalam wadah atau kantong kedap udara. Dengan begitu, bahan dapat langsung diambil secukupnya ketika akan digunakan.

10. Simpan Rempah Kering di Tempat yang Tepat

Rempah kering seperti lada, ketumbar, jintan, dan berbagai bumbu bubuk sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat. Letakkan di tempat yang kering dan tidak terkena panas atau sinar matahari langsung.

11. Terapkan Sistem First In, First Out

Agar tidak ada bahan makanan yang terlupakan, gunakan bahan yang dibeli lebih dahulu sebelum stok baru. Susun bahan lama di bagian depan dan bahan yang baru dibeli di belakang.

Kebiasaan sederhana ini dapat membantu mengurangi makanan terbuang sekaligus membuat isi kulkas lebih terorganisir.

Menyimpan sayuran dan bumbu dapur dengan benar merupakan langkah sederhana untuk mengurangi pemborosan makanan. Dengan mengetahui bahan mana yang perlu disimpan di kulkas, mana yang cukup di suhu ruang, serta bagaimana menjaga kelembabannya, stok bahan makanan di rumah bisa lebih awet dan tetap mudah digunakan.

Selain membuat bahan makanan tidak cepat terbuang, kebiasaan ini juga membuat kegiatan memasak menjadi lebih praktis. Jadi, sebelum membeli bahan baru, coba cek kembali isi kulkas dan manfaatkan stok yang masih tersedia. Dengan sedikit perhatian pada cara penyimpanan, dapur bisa lebih rapi, belanja lebih hemat, dan makanan pun tidak mudah mubazir.

Baca Juga: Siswi SMK Karo Diduga Kehilangan Ingatan, Amnesty International: MBG Tidak Layak Diteruskan

Sumber: Berbagai Sumber

Berita Terkait
Berita Terkini