SUKABUMIUPDATE.com - Dalam beternak ayam, memahami berbagai jenis penyakit yang sering menyerang sangat penting agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat. Penyakit pada ayam bisa disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, maupun faktor lingkungan.
Jika tidak ditangani dengan segera dan kurang tepat, tak jarang penyakit-penyakit ini bisa menyebabkan kerugian yang besar bahkan berujung pada kebangkrutan usaha peternakan.
Sebelum penyakit-penyakit tersebut menyerang ayam peliharaan sebaiknya kita pelajari dari sekarang. Berikut ini beberapa penyakit ayam yang paling umum terjadi serta cara mengatasinya seperti dikutip dari berbagai sumber.
Baca Juga: 5 Alternatif Pakan Ayam Agar Lebih Irit Biaya, Untuk Lebih Banyak
1. Tetelo (Newcastle Disease)
Penyakit ini sangat berbahaya dan mudah menular. Ayam yang terserang penyakit ini memiliki gejala seperti ayam terlihat lemas, nafsu makan hilang, leher terpuntir, diare hijau. Jika ayam muncul gejala ini segera pisahkan ayam yang sakit, berikan vitamin dan elektrolit. Belum ada obat yang benar-benar menyembuhkan Tetelo. Cara terbaik yaitu mencegahnya dengan memberikan vaksinasi secara rutin.
2. Flu Ayam (Avian Influenza)
Penyakit viral yang bisa mematikan dan menular dengan sangat cepat. Biasanya ayam akan mengalami gejala nafas sesak, jengger kebiruan, produksi telur menurun drastis pada ayam petelur, bahkan terjadi kematian mendadak. Segera pisahkan ayam yang mengalami gejala-gejala di atas dari ayam sehat. Untuk mencegahnya harus rutin menyemprot desinfektan pada kandang dan menjaga kebersihan kandang.
3. Berak Kapur (Pullorum)
Penyakit satu ini umumnya menyerang anak ayam, dengan gejala sepereti kotoran putih seperti kapur, ayam lemas dan bergerombol dan nafsu makan turun. Jika gejala ini muncul, segera berikan antibiotik sesuai anjuran dan jaga kehangatan kandang bisa dengan memberikan lampu pijar di kandang.
Baca Juga: 7 Tips Memelihara Ayam di Rumah Biar Gak Banyak Lalat, Yuk Dicoba!
4. Cacingan
Penyakit ini disebabkan adanya parasit dalam saluran pencernaan ayam. Saat ayam terserang penyakit ini akan muncul gejala tubuh kurus, nafsu makan ada tapi tidak gemuk dan kotoran encer. Cara mengobatinya bisa dengan memberikan obat cacing khusus ayam dan membersihkan kandang secara rutin
5. Snot (Pilek Ayam / Coryza)
Penyakit pernapasan yang cukup sering terjadi dengan ditandai ayam mengalami hidung berair, mata bengkak, bau tidak sedap dari hidung dan nafas berbunyi. Untuk menanganinya bisa dengan memberikan antibiotik khusus dan lakukan isolasi pada ayam yang sakit.
6. Ngorok (CRD – Chronic Respiratory Disease)
Ini merupakan penyakit pernapasan kronis pada ayam yang ditandai dengan nafas berbunyi atau ngorok, ayam tampak lesu dan pertumbuhan lambat. Untuk mengatasinya bisa dengan memberikan obat pernapasan dari toko peternakan dan perbaiki ventilasi kandang agar udara leluasa bertukar.
Baca Juga: 7 Tips Memelihara Ikan Koi Bagi Pemula, Yuk Simak Langkahnya Jangan Sampai Salah!
7. Diare atau Mencret
Ayam umumnya akan mengalami buang kotoran cair, tubuh lemas dan nafsu makan menurun. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh pakan atau infeksi. Cara mengobatinya mudah, bisa dengan merikan probiotik atau oralit atau dengan mengganti pakan jika penyebabnya dari makanan.
8. Kutu dan Tungau
Parasit luar yang sering menyerang ayam dan biasanya disebabkan serangga kecil di kandang. Gejala yang muncul bisa berupa ayam sering menggaruk dan bulu rontok. Cara mengatasinya bisa dengan menaburkan bubuk anti kutu pada tubuh ayam dan di sekitar kandang dan rutin bersihkan kandang dan sarang bisa dengan memberikan desinfektan.
Mengetahui jenis-jenis penyakit ayam merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak. Penanganan yang cepat dan tepat dapat mencegah kerugian yang lebih besar. Selain pengobatan, pencegahan tetap menjadi kunci utama melalui kebersihan kandang, pemberian pakan berkualitas, serta vaksinasi rutin. Dengan manajemen yang baik, ayam akan tetap sehat dan produktif.




