SUKABUMIUPDATE.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana tanah longsor. Kali ini, peristiwa terjadi di Kampung Griya Sukamaju RT 01/02, Desa Cibatu, Kecamatan Sukalarang, Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Longsor berasal dari tebing setinggi sekitar 7 meter dengan panjang 10 meter yang ambrol setelah diguyur hujan cukup lama. Material tanah yang runtuh menghantam satu unit rumah warga hingga mengalami kerusakan berat.
Akibat kejadian tersebut, satu orang penghuni rumah mengalami luka-luka setelah tertimpa material longsoran.
Berdasarkan sejumlah foto yang diterima sukabumiupdate.com dari BPBD, warga terlihat berupaya mengevakuasi korban yang terluka dari dalam rumah. Dalam kondisi lemah, seorang perempuan tampak dibantu warga dengan bagian kaki mengalami luka.
Korban kemudian dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Polres Sukabumi Kota Bongkar 32 Kasus Narkoba dalam 3 Bulan, Jerat 47 Tersangka
Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, membenarkan adanya korban dalam peristiwa tersebut.
“Ada satu warga yang mengalami luka akibat tertimpa material longsoran. Korban sudah mendapatkan penanganan,” ujar Daeng dalam keterangannya.
Selain korban luka, satu keluarga yang terdiri dari dua jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumahnya tidak lagi layak huni.
Saat ini, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukalarang bersama unsur Muspika, pemerintah desa, serta relawan masih melakukan penanganan di lokasi kejadian, termasuk evakuasi material longsoran.
“Kebutuhan mendesak saat ini adalah material bangunan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak,” tambahnya.
BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana susulan.





