SUKABUMIUPDATE.COM - Biasanya Apple akan melaporkan dan menangkap para peretas, namun kini Apple mengumumkan sebuah program yang dirancang untuk membantu mereka mengetahui kerentanan dalam perangkat lunaknya, termasuk iOS.
Dikutip dari Phone Arena, mereka yang dapat menemukan bug akan menerima 200.000 dolar AS dari Apple.
Apple Security Chief, Ivan Krstic mengumumkan program tersebut dalam konferensi keamanan siber Black Hat di Las Vegas. Uang 200.000 dolar AS yang dibayarkan Apple itu bersaing dengan uang yang diberikan kepada peretas oleh pemerintah dan perusahaan swasta untuk masuk ke produk Apple.
Untuk mendapatkan uang tersebut, peretas harus membuktikan bahwa mereka mampu membuka pintu yang memungkinkan mereka dan orang lain untuk dapat mengakses perangkat Apple seperti iPhone dan iPad.
Tidak semua peretas dapat berpartisipasi dalam program yang akan dimulai bulan depan tersebut. Peneliti keamanan siber yang dulu telah bekerja sama dengan Apple dibolehkan meretas untuk mendapatkan uang tersebut.
Namun Apple telah mengatakan, jika seseorang di luar kelompok tersebut menemukan catatan penting, Apple akan mempertimbangkan itu.
Apple berharap dengan program ini, mereka dapat memiliki kesempatan untuk menemukan dan menghilangkan kerentanan sebelum mereka diserang orang lain di luar program yang bersedia untuk menjual penemuan mereka kepada penawar tertinggi.
Retas Apple, dan Dapatkan 200 Ribu Dolar AS
[object Object]
Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB

Editor :
Tags :
Berita Terkini
Cuaca Jabar 7 April 2026, Sukabumi Waspada Hujan Sedang hingga Lebat di Siang Hari
Science 07 Apr 2026, 05:00 WIB
Konflik Global Picu Lonjakan Harga, Slamet: Indonesia Harus Percepat Kemandirian Pangan
Keuangan 06 Apr 2026, 22:53 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
Inspirasi 06 Apr 2026, 22:30 WIB
Soal Reses hingga Layanan Publik, DPRD Sukabumi Terima Aspirasi Mahasiswa
DPRD Kab. Sukabumi 06 Apr 2026, 21:54 WIB
Sempat Meluap, Talang Air di Cibadak Sukabumi Kini Dibersihkan
Sukabumi 06 Apr 2026, 21:38 WIB
DPRD Sukabumi Buka Ruang Dialog, Tampung Kritik Mahasiswa Soal Reses
DPRD Kab. Sukabumi 06 Apr 2026, 21:21 WIB
Disdik Sukabumi: Waspada Cuaca Ekstrem, Bangunan Sekolah Rusak Jangan Digunakan!
Sukabumi 06 Apr 2026, 20:50 WIB
Penerapan QRIS di Pasar Cicurug Mulai Didorong, Kendala di Lapangan Jadi Tantangan
Keuangan 06 Apr 2026, 20:41 WIB
Razia Kamar di Lapas Sukabumi, Gunting-Kosmetik hingga Sikat Gigi Modifikasi Ikut Diamankan
Sukabumi 06 Apr 2026, 20:38 WIB
Hujan-hujanan, Balita 4 Tahun Tewas Terseret Arus Selokan di Kalibunder Sukabumi
Sukabumi 06 Apr 2026, 20:20 WIB
Viral Air Masuk di Lantai 2 Disebut Banjir, UPTD Pasar Cicurug Berikan Penjelasan
Sukabumi 06 Apr 2026, 20:13 WIB
Sukabumi Ramah Wisatawan dan Aksi Tipu-tipu Pengasong Ikan Palabuhanratu
Sukabumi 06 Apr 2026, 20:11 WIB
Kantor DPRD Sukabumi Dikepung Mahasiwa, Soroti Reses dan Dugaan Kejanggalan Anggaran
Sukabumi 06 Apr 2026, 20:01 WIB
2 Lembar Kresek Gorengan di Sukabumi Dijual Nyaris Rp500, Imbas Harga Plastik Melonjak
Produk 06 Apr 2026, 19:42 WIB
Waktu Tempuh Harusnya 30 Menit Jadi 1,5 Jam, Jalan Lengkong–Simpenan Rusak Parah
Sukabumi 06 Apr 2026, 19:41 WIB
Terpukul di La Liga, Real Madrid Siap Bangkit Lawan Bayern Munchen
Olahraga 06 Apr 2026, 19:27 WIB
Sing Puriding Cerpen Sunda: Sandekala di Leuweung Hideung, Bagian ka 1
Life 06 Apr 2026, 18:30 WIB
Pesta Gol, Indonesia Gilas Brunei di Laga Perdana Piala AFF Futsal
Olahraga 06 Apr 2026, 17:07 WIB