Rupiah Terpuruk Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Dekati Rp18.000

Sukabumiupdate.com
Rabu 24 Jun 2026, 10:12 WIB
Rupiah Terpuruk Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia Dekati Rp18.000

Ilustrasi Kurs Dolar AS ke rupiah per 24 Juni 2026 | Foto : Pixabay.

SUKABUMIUPDATE.com - Tekanan terhadap rupiah belum mereda pada perdagangan Rabu pagi, 24 Juni 2026. Mata uang Indonesia mencatatkan paling lemah se-Asia akibat terus tergerus oleh dolar AS.

Berdasarkan pantauan data Bloomberg, mata uang Garuda melemah hingga 0,55 persen atau turun 99 poin, sehingga dibuka pada level Rp17.955 per dolar AS pagi ini.

Menurut analisis Lukman Leong dari Doo Financial Futures, rontoknya keperkasaan rupiah kali ini sangat dipengaruhi oleh respons negatif pasar terhadap rencana kenaikan suku bunga.

"Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang menguat di tengah sentimen risk off global yang kuat oleh kekuatiran tingkat suku bunga tinggi. Menimbang trend indeks dolar AS, memang ada peluang rupiah kembali menyentuh Rp18.000," katanya saat dihubungi Suara.com.

Baca Juga: Hancurkan Bibir hingga Bikin Mata Buta, Pengakuan Taufik Hidayat Saat Siksa Korban

Namun kabar baik dari MSCI yang masih mempertahankan status Emerging pasar ekuitas Indonesia bisa membuat rupiah menguat.

"Penguman MSCI setidaknya bisa sedikit banyak mendukung rupiah, di mana hari ini bergerak di kisaran Rp17.800 - Rp18.000," jelasnya.

Sementara itu, beberapa mata uang Asia melemah. Salah satunya adalah baht Thailand yang melemah 0,43 persen.

Peso Filipina melemah 0,36 persen, won Korea melemah 0,18 persen, dolar Taiwan melemah 0,10 persen. Diikuti ringgit Malaysia melemah 0,10 persen dan dolar Singapura melemah 0,03 persen terhadap dolar AS.

Baca Juga: Dua Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Jalani Latihan Dasar Militer

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yuan China menguat 0,01 persen, yen Jepang menguat 0,006 persen. Diikuti dolar Hong Kong menguat 0,004 persen terhadap dolar AS.

Selain itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 101,41, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 101,40.

Sumber: Suara.com

 

Berita Terkait
Berita Terkini