TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Akibat Kenaikan BBM, Tingkat Kemiskinan di Indonesia Bisa Naik Hingga 10,3 Persen

Kamis 22 Sep 2022, 09:30 WIB
Akibat Kenaikan BBM, Tingkat Kemiskinan di Indonesia Bisa Naik Hingga 10,3 Persen

SUKABUMIUPDATE.com - Kenaikan harga BBM yang terjadi belum lama ini diperkirakan dapat meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia hingga mencapai 10,3 persen pada September 2022. Hal tersebut diungkapkan oleh Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance, Ahmad Heri Firdaus.

photo(Ilustrasi) BBM Jenis Pertalite  - (IST)</span

“Setelah dianalisis, potensi kemiskinan itu bisa melebihi tingkat kemiskinan di saat pandemi COVID-19, mungkin bisa mencapai 10,3 persen di September 2022 sehingga harus ditambah bantuan sosialnya,” kata Peneliti Center of Industry, Trade, and Investment Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus, seperti dilansir dari Suara.com.

Baca Juga :

Kenaikan harga BBM, menurut dia, akan membuat inflasi secara tahunan pada September 2022 mencapai 1,86 persen dan inflasi tahunan sepanjang 2022 mencapai 7,7 persen.

“Pertumbuhan ekonomi juga akan berkurang minus 0,02 persen dengan kenaikan harga BBM, dengan konsumsi rumah tangga berkurang 0,65 persen dan investasi 1,7 persen,” katanya.

Menurutnya, pendapatan riil masyarakat di pedesaan bisa menurun 1,28 persen sampai 1,63 persen akibat kenaikan harga BBM, sementara pendapatan riil masyarakat di perkotaan bisa menurun 1,15 persen sampai 2,58 persen.

“Program hilirisasi Ini juga tantangannya akan semakin besar karena meningkatnya biaya energi, ya karena biaya energi itu kan menjadi salah satu struktur cost dari struktur biaya produksi,” kata Ahmad Heri, dikutip dari Antara oleh Suara.com.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini