SUKABUMIUPDATE.com - Insiden tertemper KA Pangrango Sukabumi - Bogor kembali terjadi. Seorang perempuan lansia, meninggal dunia setelah disenggol KA Pangrango di KM37+200/300 petak jalan Parungkuda Cibadak, Senin sore (7/9/2026) sekitar pukul 18.27 WIB.
KAI Daop 1 Jakarta menjelaskan insiden terjadi ketika seorang perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 65 tahun berada di jalur kereta api. Korban mengalami luka berat dan segera dievakuasi oleh aparat kepolisian menuju RS Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Identitas korban masih ditelusuri,” jelas Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Bupati Sukabumi: Perubahan APBD 2026 Pertimbangkan Fiskal Daerah dan Prioritas Pembangunan
PT KAI lanjut Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf dan keprihatinan atas kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, petugas KAI segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan di lokasi.
“Perjalanan kereta dilanjutkan kembali pukul 18.37 WIB,” tegasnya.
KAI mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api karena jalur tersebut merupakan ruang operasional dengan risiko keselamatan tinggi. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan dan penanganan korban.
Baca Juga: Mulai Mereda, Paparan Tinggi Abu Vulkanik GAK di Kabandungan Sukabumi
Keterangan Saksi
Menurut warga, insiden ini terjadi di RT 27 RW 11 Desa Sundawenang Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Saksi menegaskan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban belum dikenali oleh warga setempat,” beber saksi.
Kejadian Kedua dalam 2 Hari
Sehari sebelumnya, seorang perempuan warga Kampung Kamandoran, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia terserempet Kereta Api (KA) Pangrango relasi Sukabumi-Bogor, Minggu (6/9/2026).
Baca Juga: Dua Guru Besar Lahir di Kampus Sukabumi, Nusa Putra University dan UMMI
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.15 WIB di Kampung Kamandoran RT 01/10, Desa Karangtengah. Korban diketahui bernama Een Suhaeni (50), warga Kampung Kamandoran RT 04/10, Desa Karangtengah, yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga.














