SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial dihebohkan dengan kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami oleh wanita asal Antapani, Kota Bandung, berinisial YTR (29).
Penyekapan dan penganiayaan dilakukan oleh kekasihnya bernama Taufik Hidayat (30) di sebuah indek di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung, yang telah dilakukan selama 3 tahun.
Saat ini, YTR tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Kota Bandung, Jawa Barat, karena mendapatkan luka berat di bagian kepala, wajah, kaki dan luka ringan di bagian tangan.
Berdasarkan keterangan kakak ipar YTR, Melanie dalam Podcast Denny Sumargo yang diunggah pada 21 Juni 2026, mengungkapkan kondisi luka-luka yang dialami YTR akibat dari penganiayaan Taufik Hidayat.
Melanie mengatakan bahwa mata sebelah kiri YTR mengecil dan sebelah kanan hancur. Bahkan, di bagian kepala diduga terinfeksi karena penganiayaan tersebut hingga mengeluarkan nanah dan belatung.
“Yang sebelah kanan hancur, yang sebelah kiri mengecil,” kata Melanie dikutip dari Youtube Denny Sumargo pada Rabu, (24/06/2026).
Baca Juga: Hancurkan Bibir hingga Bikin Mata Buta, Pengakuan Taufik Hidayat Saat Siksa Korban
Selain itu, bibir YTR digunting oleh Taufik Hidayat hingga membuatnya sulit untuk berbicara. Kondisi YTR membuat Denny Sumargo tidak tega, apalagi setelah tahu bahwa giginya hancur karena penganiayaan tersebut.
“Menurut pengakuan korban digunting,” ujar Melanie.
“Terus ada baret-baretnya itu apa?” tanya Denny Sumargo.
“Ya, disilet-siletin,” jawab Melanie.
Dirangkum dari berbagai sumber, kasus tersebut telah dilaporkan oleh pihak keluarga ke Polda Metro Jawa Barat pada 12 Juni 2026, setelah pihak keluarga YTR mendapatkan telepon dari Whatsapp dari seseorang tidak dikenal yang bilang bahwa korban berada di Instalasi Gawat Darurat RSHS Bandung.
Kasus Penyekapan dan penganiayaan YTR langsung menyita perhatian publik, termasuk para Influencer hingga pemerintah yang meminta pihak polisi untuk segera menangani kasus tersebut sampai Taufik Hidayat ditemukan.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM menjenguk YTR di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Di hadapan awak media, ia mengaku tidak berani melihatnya karena tidak tega.
“Jujur aja, lihatnya pun gak berani, gak tegalah,” kata KDM dikutip dari Kumparan.com pada Rabu, (24/06/2026).
KDM mengungkapkan bahwa seluruh biaya pengobatan YTR telah ditanggung oleh Pemprov Jabar, termasuk memberikan bantuan kepada keluarga korban untuk kebutuhan selama mendampingi YTR di rumah sakit.
“Seluruh biayanya saya tanggung, jadi gak usah nyari ke BPJS, jadi gak usah sibuk lagi keluarganya. Dan tadi keluarganya juga dibekelin, selama nungguin anaknya tidak lagi pusing ngurusin kebutuhan rumah,” ujarnya.
Bahkan, melalui media sosial resminya, KDM mengadakan sayembara akan memberikan uang Rp. 250 juta bagi siapa pun yang berhasil menangkap Taufik Hidayat.
“Dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah dua ratus lima puluh juta rupiah sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap,” kata KDM dikutip Instagram resminya pada Rabu, (24/06/2026).
Baca Juga: Buron Kasus Penganiayaan dan Penyekapan Pacar, Taufik Hidayat Berhasil Ditangkap
Selain KDM, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, turut prihatin atas kasus penyekapan dan penganiayaan yang dialami YTR (29) oleh kekasihnya dan memastikan KemenPPPA akan mengawal pemulihan korban.
Begitupun dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang memastikan tim medis fokus untuk merawat YTR dan memberikan penanganan dengan maksimal, termasuk tindakan rekonstruksi wajah korban. Seluruh prosesnya pun akan dikawal langsung oleh Kementerian Kesehatan.
Pada Selasa, 23 Juni 2026 malam, Taufik Hidayat yang sempat menjadi buronan atas kasus penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat di wilayah Majalaya.
Sumber: berbagai sumber.






