SUKABUMIUPDATE.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhammad Jaenudin, menerima aspirasi warga terkait permasalahan longsor di kawasan perumahan di Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar di Desa Babakanjaya pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini dihadiri lebih dari seratus peserta yang terdiri dari aparatur desa, tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta kader partai. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan kekhawatiran paska kejadian longsor di area perumahan. Dengan status perumahan yang telah diserahterimakan dari pihak pengembang kepada pemerintah setempat, penanganan infrastruktur dan dampak bencana menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
Menanggapi hal itu, Jaenudin menjelaskan bahwa penanganan longsor berada dalam batas kewenangan yang berbeda antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Menurutnya, jika skala longsor tergolong kecil, maka penanganannya dapat dilakukan oleh pemerintah kabupaten.
Baca Juga: Reses DPRD Jabar, Jaenudin Serap Aspirasi Pembangunan Sarana Keagamaan di Parungkuda
“Keluhan seperti ini bisa juga disampaikan melalui DPRD Kabupaten Sukabumi agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah memfokuskan program pada perbaikan infrastruktur jalan. Sementara itu, usulan perbaikan turap atau penanganan tebing terdampak longsor kemungkinan perlu menunggu kesiapan anggaran dan program daerah.
Dalam dialog bersama warga, berbagai aspirasi disampaikan kepada legislator PDI Perjuangan tersebut. Selain soal longsor, yang menjadi perhatian masyarakat lainnya adalah kebutuhan pembangunan infrastruktur dan sarana keagamaan di wilayah Desa Babakanjaya.
Kegiatan reses tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi, khususnya terkait persoalan infrastruktur dan kebencanaan di wilayah Parungkuda. (adv)





