Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 23 Orang

Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 23 Orang

Ilusttrasi calon jemaah haji Indonesia | Fixabay

SUKABUMIUPDATE.com – Jumlah jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi hingga Sabtu (9/5/2026) bertambah menjadi 23 orang. Informasi tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, dalam keterangannya menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.

Tiga jemaah yang dilaporkan wafat pada Sabtu (9/5) masing-masing adalah Rodiyah Wayan, Kamariah Dul Tayib, dan Nursidah Sinrang Sijarra.

“Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” ujar Ichsan seperti dikutip sukabumiupdate.com dari laman resmi Kemenhaj dan Umrah.

Selain menyampaikan duka cita, Kemenhaj juga mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga kondisi fisik menjelang puncak haji. Pasalnya, suhu di Kota Makkah dan Madinah saat ini mencapai 38 hingga 42 derajat Celsius.

Jemaah diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, terutama pada siang hari, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga pola makan, serta memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin.

Baca Juga: Jelang Porprov 2026, KONI Kota Sukabumi Gandeng Primaya Hospital untuk Layanan Atlet

“Puncak haji adalah fase ibadah yang sangat membutuhkan stamina. Jangan sampai tenaga habis sebelum waktunya. Utamakan ibadah wajib, kurangi aktivitas yang menguras fisik, dan segera laporkan jika mengalami gangguan kesehatan sekecil apa pun,” kata Ichsan.

Ia juga meminta perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan penyakit penyerta atau komorbid agar selalu didampingi dan aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah Indonesia masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

“Layanan kesehatan kami siaga 24 jam, tetapi keberhasilan menjaga kesehatan sangat bergantung pada kedisiplinan jemaah sendiri. Jangan menunda melapor jika merasa tidak sehat,” tuturnya.

Sumber : haji.go.id

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB