Panglima TNI Perintahkan Prajurit di Lebanon Masuk Bunker Usai Serangan Mematikan

Sukabumiupdate.com
Sabtu 04 Apr 2026, 21:33 WIB
Panglima TNI Perintahkan Prajurit di Lebanon Masuk Bunker Usai Serangan Mematikan

Ilustrasi prajurit TNI di Lebanon berada di dalam Bunker. (Sumber: Ilustrasi AI)

SUKABUMIUPDATE.comPanglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh prajurit Indonesia yang bertugas di Lebanon untuk segera berlindung di bunker. Perintah ini dikeluarkan menyusul meningkatnya eskalasi serangan di wilayah Lebanon Selatan yang telah menyebabkan korban dari kalangan prajurit TNI.

Instruksi tersebut disampaikan Agus saat melakukan panggilan video dengan Komandan Satuan Yonmek XXIII-S/UNIFIL, yang merupakan bagian dari kontingen Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.

Dalam arahannya, Agus menekankan pentingnya keselamatan personel serta menjaga semangat prajurit di tengah situasi yang semakin memanas. "Tetap laksanakan pengamanan intern, masuk ke bunker-bunker, dan tidak ada kegiatan lagi keluar, dan jaga moril prajurit supaya tetap semangat. Terima kasih, semangat bertugas," kata Agus saat menelepon bawahannya di Libanon itu, dikutip dari video di media sosial pribadinya, Sabtu, 4 April 2026.

Baca Juga: Tak Perlu Antre Lama, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Kini Bisa Lewat Antrean Online

Menanggapi arahan tersebut, Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL memastikan kesiapan seluruh prajurit untuk menjalankan perintah pimpinan. "Terima kasih atas arahannya, kami sampaikan salam Panglima kepada seluruh prajurit," kata Komandan Satgas Yonmek XXIII-S/UNFIL.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Agus juga menyampaikan bahwa keselamatan prajurit menjadi prioritas utama dalam situasi saat ini. Ia turut memanjatkan doa agar seluruh personel yang bertugas senantiasa mendapatkan perlindungan.

"Semoga seluruh prajurit senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa, diberikan kekuatan dan keteguhan di setiap langkah pengabdian. Doa kami menyertai setiap langkah kalian," kata Agus dalam takarir unggahannya.

Baca Juga: Okupansi KA Pangrango Tembus 17 Ribu Penumpang Selama Long Weekend Paskah 2026

Diketahui, rangkaian serangan di Lebanon Selatan dalam beberapa waktu terakhir telah menelan korban dari pasukan TNI yang tergabung dalam misi UNIFIL. Sejak akhir Maret 2026, tercatat tiga prajurit TNI gugur dalam tugas, sementara delapan lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Hingga kini, PBB bersama UNIFIL masih melakukan penyelidikan terkait sumber serangan yang menewaskan prajurit Indonesia. Dalam beberapa pekan terakhir, Israel dilaporkan pernah melancarkan serangan ke arah pasukan perdamaian di wilayah tersebut.

Sumber: Tempo.com

Berita Terkait
Berita Terkini