SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi bayi laki-laki yang ditemukan di Kampung Cipanggulaan RT 04/01, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dilaporkan dalam keadaan baik pada hari kedua perawatan, Selasa (3/3/2026).
Kepala Puskesmas Parungkuda, dr. Bagus Jatiswara, mengatakan secara umum kondisi bayi lebih baik dibandingkan saat pertama kali datang.
“Sejauh ini mah baik-baik saja. Sudah lebih baik dari kemarin,” ujar dr. Bagus kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, tanda vital bayi dalam kondisi normal dan suhu tubuhnya sudah stabil. Bayi juga sudah bisa minum susu formula sesuai kebutuhannya.
Baca Juga: Akses Geopark Ciletuh Sukabumi Siap Sambut Musim Mudik dan Libur Lebaran 2026
“Tanda vital normal, alhamdulillah. Anaknya juga sudah mau minum. Insya Allah sejauh ini terkendali,” katanya.
Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan tanda-tanda gangguan kesehatan maupun kelainan pada bayi tersebut.
“Alhamdulillah sejauh ini tidak ada gangguan kesehatan. Tidak ada kelainan apapun,” ucapnya.
Saat ini bayi masih dirawat sementara di Puskesmas Parungkuda sambil menunggu tindak lanjut dari lintas sektor. Pihak puskesmas telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial bersama unsur Forkopimcam untuk menentukan langkah selanjutnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: BLT Desa untuk Warga yang Belum Pernah Dapat, Rp300 Ribu per Bulan
“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk kelanjutannya. Sementara dititipkan di kami,” jelasnya.
Terkait kemungkinan adopsi, dr. Bagus menyebut prosesnya akan mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan dan dikoordinasikan melalui Dinas Sosial.
“Nanti akan menempuh sesuai alur peraturan perundang-undangan, termasuk proses pengajuan oleh calon orang tua asuh jika ada yang ingin mengadopsi,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Apen yang hendak berangkat kerja. Ia melihat sebuah kantong plastik yang tampak mencurigakan, namun tidak berani membukanya sendiri.
Apen kemudian mengajak rekannya, Enjang, untuk memeriksa isi kantong tersebut bersama-sama. Setelah dibuka, keduanya mendapati seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan dalam kondisi masih hidup.
Baca Juga: Infrastruktur Jadi Harapan Utama, PU Sukabumi: Meski Anggaran Terbatas, Jalan Tetap Priotitas
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan warga sekitar sebelum bayi dievakuasi ke Puskesmas Parungkuda untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bayi tersebut memiliki berat badan 2,9 kilogram dan panjang 50 sentimeter.





