TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Hari Guru dan Kisah Pendidik di Sukabumi Keliling Kampung Demi Siswa Tak Mampu Online

Fitriansyah
Penulis
Rabu 25 Nov 2020, 09:01 WIB
Hari Guru dan Kisah Pendidik di Sukabumi Keliling Kampung Demi Siswa Tak Mampu Online

Oleh: dindasifa26@gmail.com – Netizen 

Selamat Hari Guru Nasional (HGN) 2020. Semenjak pandemi Covid-19 meruak di Indonesia, semua aktivitas yang mengharuskan untuk berkerumun atau berkumpul dikurangi, bahkan dihentikan. Termasuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Sekolah yang menghentikan pembelajaran tatap muka, dan harus dilaksanakan via daring (online) semenjak pertengahan bulan Maret 2020.

Hal tersebut tentu bukan hal yang mudah bagi Lembaga Pendidikan yang berada di pelosok Indonesia. Kendala utamanya ialah tingkat ekonomi yang masih rendah sehingga banyak siswa yang tidak memiliki fasilitas penunjang pembelajaran online, seperti handphone, paket internet, aplikasi penunjang, atau bahkan rumah yang tidak terjangkau sinyal internet.

Pada akhirnya banyak Sekolah di pelosok Indonesia menginisiasi cara, agar proses belajar mengajar tetap berjalan. SMPN 1 Lengkong, Kabupaten Sukabumi, salah satunya. Beberapa guru melaksanakan belajar luring (luar jaringan) atau home visit, yang artinya para guru menyambangi rumah siswa yang jarang atau bahkan tidak aktif dalam pembelajaran via online.

Tuti Yuningsih, Walikelas 8E membagikan pengalamannya mengajar luring pada penulis. Ia mengatakan bahwa 50 persen siswanya tidak aktif dalam belajar daring, sehingga ia harus home visit.

“Tantangannya adalah mendatangi rumah siswa dengan akses yang jauh dari jalan raya, yang membuat harus berjalan kaki, karena motorpun tidak bisa masuk. Selain itu, jarak tempuh yang paling jauh di kelas 8E mencapai 10 km dari sekolah.” Ujarnya

Pengalaman lain datang dari Endang Rustiana, salah satu guru honorer SMPN 1 Lengkong, yang menceritakan akses jalan yang berbukit-bukit, dan sulitnya mencari alamat karena beberapa siswa ditemukan sudah tidak mendiami alamat yang tertera di data sekolah.

Endang Rustiana, guru honorer SMPN 1 Lengkong saat mendatangi rumah para siswanya yang tak mampu belajar online

Ketika sesampainya di rumah siswa, ada beberapa siswa yang sulit ditemui karena sedang membantu orangtuanya bekerja, karena sedang musim tanam. Mungkin menurut mereka daripada diam di rumah, lebih baik membantu meringankan pekerjaan orangtua.


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini