Program Sekolah Dai Pemberdaya, Dai ku Datang Kampungku Terang

Fitriansyah
Penulis
Sabtu 21 Nov 2020, 04:27 WIB
Program Sekolah Dai Pemberdaya, Dai ku Datang Kampungku Terang

Oleh: corporate-pr@dompetdhuafa.org (netizen)

Selasa tanggal 17 november 2020 Alhamdulilaah telah resmi dibuka program Sekolah Dai Pemberdaya Dompet Dhuafa angkatan ke 2 oleh Direktur Dakwah Budaya dan Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa KH. Ahmad Sonhaji di aula Masjid Harakatul Jannah Pesantren Internasional Islamic Boarding School, ciawi, bogor jawa barat.

Dengan ada nya sekolah dai angkatan ke dua ini merupakan sebuah jawaban dari corps dai dompet dhuafa atas antusiasme masyarakat Indonesia khususnya di daerah pelosok nusantara yang menginginkan hadirnya seorang dai yang bisa membina kampung atau daerah nya.

Selama sebulan kedepan para dai yang berjumlah 25 orang ini (yang telah diseleksi dari 33 provinsi) akan digembleng oleh para pemateri yang mumpuni di bidang nya, baik dalam bidang agama, ekonomi, social, pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya.

Senior Officer Dakwah Dompet Dhuafa Ust. Ahmad Pranggono mengatakan, Pelajar Sekolah Dai juga disebut Mahasantri yang akan menempuh pendidikan selama satu bulan, untuk memadukan antara teori dakwah dan pemberdayaan ekonomi, “kami berharap Sekolah Dai menggembleng para Dai, tidak hanya handal retorika di atas mimbar, tapi juga handal untuk memberikan solusi terhadap hal-hal yang akan ditemukan di tengah-tengah masyarakat, karena para Dai yang dibina oleh Sekolah Dai Dompet Dhuafa disiapkan untuk berdakwah di pedalaman sebagai pemberdaya masyarakat.”

Para Mahasantri lulusan Sekolah Dai ini nantinya akan ditugaskan untuk berdakwah satu tahun masa pengabdian di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terpencil). “Upaya mendirikan program Sekolah Dai ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada di kawasan yang luput dari perhatianâ,” pungkasnya.

Pada sambutan pembukaan Sekolah Dai Indonesian Direktur Dakwah, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat KH. Ahmad Shonhaji menyampaikan, bahwa dalam dakwah era sekarang diperlukan transformasi, dimana dakwah bukan hanya diatas podium tetapi juga dakwah dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Sekolah Dai Pemberdaya didirikan untuk merespon dakwah sesuai kebutuhan masyarakat seperti pemberdayaan pendidikan, kesehatan serta ekonomi, dan beliaupun menyebutkan bahwa salah satu moto dari sekolah dai ini adalah -Dai ku Datang Kampungku Terang.”

Pimpinan Pesantren Algebra IIBS KH. Khariri Makmun menyatakan harapannya, kerjasama antara Dompet Dhuafa dengan Pesantren Algebra merupakan kerjasama strategis antar dua lembaga, kerjasama ini akan dikembangkan untuk merespon kebutuhan dakwah dimasa mendatang, diharapkan program sekolah Dai Pemberdaya akan menjadi trend pengembangan dakwah di masa kini, mengingat problem yang dihadapi umat semakin komplek dan multidimensional, kita membutuhkan Dai yang responsif dan memahami kebutuhan masyarakat. 

 


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
Ada Spanyol vs Jerman, Jadwal Piala Dunia 2022 Minggu 27/11 Piala Dunia 2022 pada Minggu, 27 November akan diwarnai laga big match antara Spanyol vs Jerman serta tiga laga seru lainnya. 27 Nov 2022, 09:05 WIB
Dianugerahi Marga Batak, Erick Thohir: Jadikan Keberagaman Menjadi Kekuatan Indonesia Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendapatkan anugerah yaitu diangkat sebagai anak oleh suku bangsa Batak dalam upacara adat Mangain Anak dan Mangalahat Horbo di Samosir, Sumatera Utara, yang berlangsung pada Sabtu 26 november 2022 27 Nov 2022, 08:47 WIB
Menikah Dijodohkan, 4 Zodiak Ini Diperkirakan Tak Bisa Cari Jodoh Sendiri? Inilah beberapaa zodiak yang berpotensi menikah karena dijodohkan, kamu salah satunya? 26 Nov 2022, 21:00 WIB
Truk Pengangkut Pupuk dari Cianjur Terguling di Purabaya Sukabumi Ketika melintas di jalan menanjak yang sedikit miring, truk selip dan mundur sehingga terguling. 26 Nov 2022, 19:24 WIB
Viral Tulisan Gereja di Tenda Pengungsi Gempa Dicabut, Ini Respons Ridwan Kamil Dalam video itu memperlihatkan sejumlah orang mencopot tulisan di tenda korban gempa Cianjur. Diduga, tulisan yang dicopot tersebut menampilkan identitas agama. 26 Nov 2022, 19:02 WIB
Kematian Tak Ada yang Tahu, Begini Tata Cara Salat Taubat Sebelum Meninggal Salat sunnah taubat ini diriwayatkan oleh Imam at Tirmidzi dari sahabat Ali bin Abi Thalib, dari sahabat Abu Bakar As-Shidiq 26 Nov 2022, 18:00 WIB
Pesona Hamparan Hijaunya Sawah dan Curug Awang di Geopark Ciletuh Sukabumi Musim tanam seperti saat ini merupakan momen yang tepat untuk mendapatkan pemandangan tersebut. 26 Nov 2022, 17:50 WIB
Update Korban Gempa: 318 Meninggal Dunia,146 Desa di Cianjur Terdampak Pencarian korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terus dilakukan. Hingga saat ini, korban meninggal dunia mencapai 318 orang. 26 Nov 2022, 17:27 WIB
Kembali Beri Bantuan Korban Gempa Cianjur, Universitas Nusa Putra Gandeng PII Pusat Kegiatan pemberi bantuan kepada korban gempa Cianjur tersebut adalah bentuk kepedulian PII terhadap musibah gempa bumi yang terjadi Senin, 21 November 2022. 26 Nov 2022, 17:00 WIB
Heboh Kabar Pengungsi di Warungkondang Cianjur Meninggal Kelaparan, Camat: Karena Sakit Pengungsi tersebut sudah sakit sebelum bencana gempa terjadi. 26 Nov 2022, 16:16 WIB