Anak Diterlantarkan Ayah Tiri di Parungkuda Sukabumi, Dijemput Ibu Kandung

Anak Diterlantarkan Ayah Tiri di Parungkuda Sukabumi, Dijemput Ibu Kandung

SUKABUMIUPDATE.com - Bayu Ramafhani Putra (11 tahun), anak yang diterlantarkan ayah tirinya di depan masjid Mesjid An Nawawi, Jalan Siliwangi, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda sudah diambil ibu kandung. Sang ibu menjemput Bayu di Polsek Parungkuda, Senin (26/3/2018) malam.

"Semalam diambil sama ibunya, Siti Jamilah," kata Kapolsek Parungkuda, Kompol Nursiwan kepada sukabumiupdate.com, Selasa(27/3/2018).

BACA JUGA: Kasian! Bocah SD Ngaku Ditinggal Ayah Tiri di Pinggir Jalan di Parungkuda Sukabumi

Bayu diketahui merupakan siswa kelas 4 di  SDN Cibinong, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu. Ia tidak mau diajak pindah oleh ibunya ke Kampung Benteng, Desa Benda, karena merasa tidak nyaman.

"Mungkin karena ikut sama ayah tirinya," Imbuh Nursiwan.

BACA JUGA: Bocah Terlantar di Benteng Sukabumi, Akhirnya Dijemput Keluarga

Hasil pemeriksaan polisi, Ibunda Bayu berasal dari Citarik bekerja sebagai buruh sebuah garmen di Benda, Cicurug. Oleh karen itu, Ia berusaha mengajak Bayu pindah ke Cicurug.

"Upaya kami mencari informasi dan berusaha mencari nomor telpon orang tuanya, dan Alhamdulilah bisa menghubungi ibu kandungannya, sehingga anak tersebut langsung dijemput sekitar Pukul 22.30 WIB," pungkasnya.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB