SUKABUMIUPDATE.com - Kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung, tak hanya dikenal dengan hamparan perkebunan teh dan udara pegunungannya, tetapi juga menyimpan sejumlah wisata alam yang belum banyak diketahui. Salah satunya Curug Halimun yang berada di Desa Indragiri.
Air terjun ini memiliki karakter yang relatif kecil dengan aliran air yang tenang dan jernih, sementara perjalanan menuju lokasinya menawarkan pemandangan kebun teh serta suasana alam yang sejuk.
Untuk mencapainya, wisatawan dapat melakukan trekking singkat dari kawasan sekitar Stamplat Girang, sehingga Curug Halimun bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menjelajah wisata alam Rancabali dengan suasana yang lebih tenang.
Baca Juga: Jangan Asal Simpan Beras, Ini Kesalahan yang Bisa Memengaruhi Kualitasnya
Curug Halimun Rancabali berada di kawasan Indragiri, Rancabali, Kabupaten Bandung. Lokasinya berada di kawasan yang dikelilingi perkebunan teh.
Yang menarik, curug ini tampaknya memiliki karakter yang cukup berbeda dari air terjun besar di kawasan Ciwidey.
Air terjun ini tidak terlalu tinggi, tetapi aliran sungainya relatif tenang dan dapat digunakan untuk bermain air atau berenang ketika kondisi memungkinkan.
Curug Halimun juga menawarkan jalur trekking yang membutuhkan sekitar 15 menit, meski durasi tentu dapat berbeda tergantung titik awal yang digunakan.
Menariknya, Curug Halimun juga disebut sebagai salah satu tujuan yang dapat dikunjungi dari kawasan Djamuju Coffee & Camp di kawasan Stamplat Girang.
Baca Juga: Bakteri E. coli dan Bacillus cereus Picu Keracunan, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Jadi, selain menikmati air terjun, pengunjung juga bisa sekalian berkemah atau bersantai menikmati suasana di Djamuju Coffee.
Jika tertarik berkunjung, untuk masuk kawasan ini tiket masuknya yaitu sebesar Rp10.000 per orang, parkir Rp5.000, sewa pelampung Rp15.000 dan jika menggunakan pemandu, jasanya sebesar Rp50.000.
Itulah sedikit ulasan menganai Curug Halimun Rancabali, salah satu air terjun yang dikelilingi perkebunan teh di Bandung.














