SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pedagang bakso bernama Aas (70 tahun) tetap semangat menjajakan dagangannya di kawasan wisata Bukit Panenjoan, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Warga setempat yang akrab disapa Abah Aas itu mengaku telah berjualan bakso sejak tahun 1985.
Abah Aas bercerita, dirinya mulai berjualan di Bukit Panenjoan pada tahun 2024. Sebelumnya, ia berjualan di sekitar kampungnya. Untuk sampai ke lokasi jualan saat ini, ia berjalan kaki sambil memikul gerobak bakso. Perjalanan menuju bukit tersebut memakan waktu sekitar setengah jam.
Baca Juga: Potensi Banjir Rob Fase Perigee, Pesisir Sukabumi Waspada Hingga 9 Desember 2025
Menurutnya, kondisi Bukit Panenjoan kini semakin ramai dikunjungi wisatawan. Hal itu menjadi salah satu alasan ia memilih berjualan di sana. “Bagus ya. Alhamdulillah ramai,” kata Abah Aas beberapa waktu lalu.
Ia tidak menghitung jumlah porsi yang habis setiap hari. Namun, dalam kondisi paling ramai, seperti pada hari Minggu, penghasilannya bisa mencapai sekitar Rp900 ribu. “Hari Minggu ramai. Biasanya sudah habis,” ujarnya.
Baca Juga: Mengupas Makna Lirik Kontroversial Pearl Jam Kebenaran di Balik Metafora Kenabian
Meski begitu, hujan masih menjadi kendala saat berjualan di lokasi terbuka tersebut. Jika cuaca buruk, ia biasanya berteduh di gazebo agar tetap dapat melayani pembeli. Namun secara keseluruhan, ia merasa nyaman berjualan di kawasan itu. “Nyaman,” singkatnya.
Abah Aas berharap usahanya bisa terus berjalan lancar. Ia juga menitip pesan kepada para pengunjung yang menikmati pemandangan Bukit Panenjoan sambil menyantap baksonya. “Memborong,” ucapnya sambil tersenyum.



