Keren! Mahasiswi Tunanetra Ini Merilis 3 Novel dalam 1 Tahun

Senin 14 Februari 2022, 20:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Huriyah Dhawy Febrianti, mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (UNAIR) sudah terbiasa mengasah kemampuan menulis. Hebatnya, ia sudah menghasilkan tiga novel dalam kurun satu tahun saja meski ia seorang tunanetra. 

Dikutip dari tempo.co, mahasiswi yang akrab disapa Dhawy ini sebenarnya sudah lama ingin menulis novel. Baru pada 2019 keinginannya itu terealisasi. 

Sebelumnya, ia terbiasa menulis puisi. Bahkan ia berhasil menerbitkan beberapa buku kumpulan puisi sejak 2017. 

“Aku mencoba untuk keluar dari zona nyamanku. Ikut parade menulis novel, menantang diri sendiri, ternyata setelah dijalani seru juga,” ungkap Dhawy.

Dalam karyanya, Dhawy berusaha menyuarakan berbagai isu sosial yang terjadi di masyarakat. Novel pertamanya yang berjudul 'Keterpurukan Kedua' mengangkat tema kesehatan mental yang seringkali dialami oleh remaja. Sejak 2020, Dhawy aktif menjadi relawan yang menyuarakan kepentingan kesehatan mental.

Sekalipun mengangkat isu mengenai emosi dan mental, Dhawy menuliskannya dengan gaya bahasa yang ringan dan jenaka. 

“Pergaulan remaja itu kan sangat kental dengan bullying. Dalam novelku, aku membahas tentang bagaimana seorang teman harusnya bersikap dan menjadikan remaja itu diterima, bukan di-bully,” katanya.

Pada novel keduanya yang berjudul 'Creative Life, Creative Project', Dhawy masih membahas kehidupan remaja. 

Dhawy mengangkat tema kehidupan berorganisasi. Sebagai mahasiswi yang juga aktif berorganisasi di luar kampus, Dhawy mengakui bahwa pengalaman selama berorganisasi tidak selalu baik. Terkadang, kata dia, seseorang mengalami penolakan dalam beroganisasi.

“Sebagai penulis aku ingin menyuarakan dan mengembangkan suka dukanya berorganisasi. Tidak selalu dari pengalamanku, tapi juga dari cerita teman dan pengalaman orang,” tuturnya.

Sedangkan karya terbarunya yang berjudul 'Real Child vs Childish' membahas mengenai isu keluarga. Dhawy tertarik mengangkat isu tersebut karena masih banyaknya orang tua sering membandingkan anak-anaknya satu sama lain. 

Selesaikan Satu Novel dalam Satu Bulan

Mengikuti parade menulis membuat Dhawy harus menyelesaikan novel-novelnya dalam kurun waktu 30 hari. 

Setiap hari, Dhawy harus menyetorkan minimal satu bab. Awalnya, hal tersebut membuatnya hampir menyerah dan menangis setiap malam.

“Sehari enggak setor bakal didiskualifikasi. Aku pernah setiap lima menit sekali ketiduran dan selalu dibangunin mama. Bahkan, aku hampir mau menarik naskah, tetapi mama selalu kasih dukungan ke aku untuk tidak menyerah dan meyakinkan kalau aku bisa,” kenangnya.

Dhawy mengaku sempat kehabisan ide dalam menyelesaikan novelnya. Berbagai upaya dia lakukan untuk memancing idenya seperti membaca buku jenaka dan menonton film. 

Ia pun kembali bangkit dan ide-ide mengalir untuk menyelesaikan novelnya. Novelnya kini tersedia di google playbook. Sedangkan fisiknya bisa langsung pesan ke Dhawy langsung.

Multitalenta

Selain jago menulis, perempuan kelahiran 12 Februari 2002 ini sudah lebih dahulu mengasah kemampuan menyanyi sejak lama. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar Luar Biasa, Dhawy sudah mengikuti kompetisi bernyanyi mewakili sekolahnya dan berhasil meraih juara pertama.

Mahasiswi UNAIR ini berpesan kepada remaja sekalipun memiliki keterbatasan jangan lelah untuk mencoba dan berusaha. 

"Keresahan yang muncul karena dianggap remeh mungkin akan berdampak luar biasa jika rasa kekhawatiran dapat dikelola dengan baik," pungkasnya.

Sumber: tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life18 April 2024, 07:00 WIB

9 Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres

Yuk Lakukan Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres Berikut Ini!
Ilustrasi - Kebiasaan Baik yang Bisa Membantu Meredakan Pikiran Stres. (Sumber : pexels.com/@Leah Kelley)
Food & Travel18 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Air Rebusan Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 6 Langkahnya!

Berikut Cara Membuat Air Rebusan Daun Pepaya untuk Menurunkan Gula Darah, Coba Ikuti 6 Langkahnya!
Ilustrasi. Daun pepaya - Manfaat Air Rebusan Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Menurunkan Gula Darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Science18 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 18 April 2024, Seluruh Wilayah Potensi Hujan di Siang Hari

BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Jawa Barat mengalami hujan pada Kamis 18 April 2024.
(Foto Ilustrasi) BMKG memprakirakan sebagian kota besar di Jawa Barat mengalami hujan pada Kamis 18 April 2024.. | Foto: Freepik
DPRD Kab. Sukabumi17 April 2024, 23:20 WIB

KH. Zezen Z.A Jadi Nama Jalan, DPRD Sukabumi Bicara Regulasi Wisata Syariah di Pondok Halimun

Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi mengubah nama jalan Nyangkokot-Perbawati menjadi Jalan KH. Zezen Z.A pada Rabu 17 April 2024.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara saat meresmikan nama Jalan K.H. Zezen Z.A menggantikan nama Jalan Nyangkokot – Perbawati, Rabu (17/4/2024) | Foto : Ist
Sukabumi17 April 2024, 22:37 WIB

Saber Pungli OTT 2 Pelaku Pungutan Liar di Alun-alun Gadobangkong Sukabumi

Dua orang yang diduga melakukan praktik pungutan liar (Pungli) di kawasan Alun-Alun Gadobangkong Palabuhanratu, berhasil tertangkap basah oleh Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Saber Pungli Kabupaten Sukabumi.
Alun-Alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Sukabumi17 April 2024, 22:18 WIB

Belasan Warga Sukabumi Jadi Korban Investasi Bodong Rumah Gadai, Rugi Ratusan Juta

Puluhan warga Sukabumi mendatangi Mapolres Sukabumi Kota. Mereka mengaku menjadi korban investasi bodong rumah gadai
Belasan warga korban investasi bodong rumah gadai mendatangi Mapolres Sukabumi Kota pada Rabu (17/4/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sehat17 April 2024, 21:00 WIB

Cara Mudah Membuat Rebusan Mengkudu untuk Menurunkan Gula Darah, Simak 4 Langkahnya

Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Beberapa penelitian menunjukkan potensi buah mengkudu dalam membantu mengontrol kadar gula darah. | (Sumber : Pixabay.com)
Sukabumi17 April 2024, 20:43 WIB

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Sukabumi, Ini Kata Pemilik

Pemilik angkat bicara terkait insiden bocah 12 tahun tenggelam di Kolam Renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi.
Wahana wisata kolam renang Masjid Perahu Cicurug Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi17 April 2024, 20:37 WIB

Nasib Pilu Ato Warga Ciracap Sukabumi: Ditinggal Istri, Urus 2 Anak Tempati Rumah Reyot

Kisah Ato (51 tahun) bersama dua anaknya, Saidah (12 tahun), dan Anwar (10 tahun) warga Desa Cikangkung, Kabupaten Sukabumi. Kini ia tinggal dirumah reyot, ia pun ditinggal sang istri.
Kndisi rumah yang ditempati Ato dan dua anaknya di Cikangkung Ciracap Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Life17 April 2024, 20:00 WIB

8 Tips Tidur Nyenyak di Malam Hari Saat Pikiran Stres

Yuk Coba Sederet Tips Berikut Agar Tidur Nyenyak di Malam Hari Saat Pikiran Stres.
Ilustrasi - Tips Tidur Nyenyak di Malam Hari Saat Pikiran Stres (Sumber : Freepik)