Prestasi Siti Anisa, Pelajar SDN Cikiray Raih Piala HUT Kabupaten Sukabumi ke 151

Prestasi Siti Anisa, Pelajar SDN Cikiray Raih Piala HUT Kabupaten Sukabumi ke 151

SUKABUMIUPDATE.com - Siti Anisa Fitriani (12 tahun) sumringah karena menerima penghargaan dari Bupati Marwan Hamami pada peringatan hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 151 tahun, hari ini Jumat (10/9/2021) di pendopo Palabuhanratu. Siswi kelas VI SDN Cikiray, Cikidang ini tak menyangka bakal jadi juara.

Siti Anisa berhasil meraih juara ke I dalam lomba lagu mars hymne Sukabumi. Perlombaan yang diikuti ratusan peserta dan diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi rangka Hari Ulang Tahun (HUT) kabupaten Sukabumi  ke 151.

Baca Juga :

"Alhamdulillah senang sekali, dapat juara 1, gak nyangka, ah pokoknya seneng banget," singkat Siti Anisa. 

Kepala sekolah SDN Cikiray, Enan Suryana menambahkan bahwa anak didiknya ini bukan kali pertama ikut lomba menyanyi dan juara. Sebelumnya pernah jadi juara dua nasional dalam lomba lagu 17 Agustus tingkat nasional tahun 2021.

photoSiti Anisa Fitriani (12 tahun) menerima penghargaan dari Bupati Marwan Hamami pada peringatan hari jadi Kabupaten Sukabumi ke 151 tahun, hari ini Jumat (10/9/2021) di pendopo Palabuhanratu - (dokumentasi pimpinan Kabupaten Sukabumi)</span

"Iya, pas 17 Agustusan lagu lagu nasional juara 2, sekarang juara 1 hymne dan mars Kabupaten Sukabumi, dia baru kelas 6 sekarang," timpalnya. 

Dengan suksesnya Siti Anisa menjadi juara 1 dan menerima penghargaan dari Bupati Sukabumi, Enan berharap anak didiknya ini semakin sukses, baik dalam olah vokal maupun pelajaran.

"Iya harapan saya, dia belajarnya juga sukses, dan kalaupun bisa jadi penyanyi, jadi yang profesional," tandas Enan.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB