Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Ini Nyatakan Siap Pimpin PPP

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Ini Nyatakan Siap Pimpin PPP

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Andri Hidayana menyatakan diri siap maju di bursa pencalonan Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi masa khidmat 2021-2026.

Politikus PPP yang berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Sukabumi itu mengaku hanya berbekal pengabdian. Kendati demikian, ia siap mengantarkan partai berlogo Ka'bah tersebut menjadi pemenang tiga besar di Pemilu 2024.

"PPP butuh nakhoda yang handal dalam posisi kritis, maka saya siap menahkodai PPP," jelas Andri Hidayana kepada sukabumiupdate.com, Selasa (23/2/2021).

Baca Juga :

Andri sendiri mengaku mendapat dukungan mayoritas PAC (Pimpinan Anak Cabang). Bahkan dia yakin bisa membawa PPP Kabupaten Sukabumi ke puncak kejayaannya.

"Musyawarah cabang PPP akan dilaksanakan tahun ini, namun bulannya belum ditentukan. Masih ada beberapa bulan ke depan, konsolidasi internal pun terus dilakukan," ungkapnya. 

Andri Hidayana sendiri saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi. "Saya masih muda dan Insya Allah bisa diterima semua kalangan. Di Pemilu 2019, di saat Dapil lain mengalami penurunan suara, Alhamdulillah Dapil 6 di bawah binaan, kita mampu menaikkan suara dan bisa memperoleh satu kursi," ungkapnya.

Baca Juga :

"Pemilihan Ketua DPC sendiri tentu ada mekanisme yang diatur dalamm AD/ART dengan sistem formatur yang diambil dari DPP, DPW, DPC dan PAC," katanya lagi.

"Dalam sebuah kompetisi pasti ada rival, tapi saya tidak pernah mempersoalkan, karena setiap kader punya hak untuk memilih dan dipilih. PPP bukan milik satu golongan, tapi PPP milik umat. Tentu kita akan berkompetisi secara sehat," pungkas Andri.

Ingat Pesan Ibu: Wajib 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta aktivitas di luar rumah). Redaksi sukabumiupdate.com mengajak seluruh pembaca untuk menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di setiap kegiatan.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB