Reses di Pondokkaso Landeuh, Teddy Setiadi Serap Aspirasi Infrastruktur Dan Penanganan Bencana

Sukabumiupdate.com
Rabu 03 Jun 2026, 12:42 WIB
Reses di Pondokkaso Landeuh, Teddy Setiadi Serap Aspirasi Infrastruktur Dan Penanganan Bencana

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, Reses Ke-2 tahun 2026 di Kampung Ciutara RW 08, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, (Sumber : dok tim)

SUKABUMIUPDATE.com - Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, melaksanakan Reses Ke-2 Tahun Sidang 2026 di Kampung Ciutara RW 08, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Teddy menerima sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat, mulai dari persoalan bencana longsor, infrastruktur hingga pemberdayaan masyarakat.

"Alhamdulillah pada hari ini saya melaksanakan reses yang kedua, kebetulan bertepatan di Desa Pondokkaso Landeuh, khususnya di RW 08. Beberapa aspirasi masuk dari RW 08 khususnya Desa Pondokkaso Landeuh, berkaitan dengan bencana longsor, infrastruktur, dan juga pemberdayaan," kata Teddy kepada awak media.

Baca Juga: Apesnya Komplotan Maling Domba di Cikakak, Kepergok Warga Gegara Ban Mobil Bocor

Menurut politisi Fraksi Gerindra itu, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian dan prioritas untuk diperjuangkan sesuai kewenangannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi.

Ia menjelaskan, aspirasi yang masuk dalam reses kali ini secara umum masih berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta penanganan dampak bencana longsor.

Teddy mengatakan selama beberapa tahun terakhir dirinya berupaya konsisten memperjuangkan usulan masyarakat di wilayah Kecamatan Parungkuda, termasuk Desa Pondokkaso Landeuh. Sejumlah program yang diusulkan masyarakat, kata dia, telah terealisasi.

Baca Juga: Usai Dicopot dari Kepala BGN, Dadan Hindayana Dijemput Kejagung

"Yang sudah terserap tadi dari PJU, terus pemberdayaan, jalan lingkungan. Alhamdulillah beberapa titik kegiatan yang ada di Desa Pondokkaso Landeuh sudah terserap masuk," ujarnya.

Dalam dialog bersama warga, turut dibahas mengenai Koperasi Desa Merah Putih. Menurut Teddy, masukan yang disampaikan masyarakat lebih banyak berkaitan dengan aspek regulasi dan pelaksanaannya di lapangan.

Ia menjelaskan program Koperasi Desa Merah Putih merupakan program pemerintah pusat yang pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak di tingkat daerah dan desa.

Baca Juga: Respon Aksi 2.6.26 Tiga Fraksi Teken Hak Angket, PPP Kota Sukabumi: Bukan Pemakzulan

"Masalah regulasi, mungkin ada masukan-masukan dari warga masyarakat khususnya di lingkungan RW tersebut supaya Koperasi Desa Merah Putih ini lebih baik lagi dalam hal pembangunannya, tidak meninggalkan hal-hal yang bisa merugikan masyarakat," pungkasnya. (adv)

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini