Lelang Kebaikan untuk Huntap Penyintas Bencana, Ini Pesan Ketua DPRD Sukabumi ke Forum TJSPKBL

Sukabumiupdate.com
Kamis 22 Jan 2026, 21:01 WIB
Lelang Kebaikan untuk Huntap Penyintas Bencana, Ini Pesan Ketua DPRD Sukabumi ke Forum TJSPKBL

Ketua DPRD Kabupaten Sukaumi Budi Azhar Mutawali saat Rakor Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah di Sulanjana, Kamis (22/1/2026) | Foto : SukabumiUpdate

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, turut berpartisipasi dalam Lelang Kebaikan dengan menyumbangkan satu unit rumah untuk pembangunan 166 hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kampung Gempol Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu dan Kampung Suradita Desa Ciengang Kecamatan Gegerbitung.

Budi mengapresiasi konsep Lelang Kebaikan yang digagas Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai langkah inovatif dalam penanganan pascabencana dengan melibatkan perusahaan dan komunitas melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Konsep lelang kebaikan ini lebih terarah dan transparan. Ini langkah baik yang perlu diperkuat ke depan,” ujar Budi kepada sukabumiupdate.com usai menghadiri Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Gedung Sulanjana, Kamis (22/1/2026)

Menurutnya, Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Kemitraan Bina Lingkungan (TJSPKBL) sebenarnya sudah lama terbentuk. Namun, gerakan kolaboratif seperti Lelang Kebaikan dalam merespons pascabencana merupakan terobosan baru yang perlu dikembangkan.

Baca Juga: 28 Juta Warga Indonesia Diprediksi Alami Gangguan Jiwa oleh Menteri Kesehatan

Ia menilai, ke depan Forum TJSPKBL harus mampu mengarahkan penggunaan dana CSR secara lebih strategis untuk mendukung visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Ke depan, menu programnya harus disiapkan dalam SIPD. Perusahaan tinggal memilih ingin berkontribusi di bidang apa, misalnya rutilahu atau program lainnya. Karena pemerintah daerah tidak menerima uang, tapi dalam bentuk program atau bangunan,” jelasnya.

Budi menegaskan, esensi Lelang Kebaikan adalah komitmen perusahaan untuk menyisihkan dana CSR guna mendukung penanganan pascabencana secara konkret dan akuntabel.

Namun demikian, ia juga menyoroti minimnya kehadiran perusahaan dalam forum tersebut. Dari 176 perusahaan yang diundang, hanya 86 yang hadir. Bahkan, berdasarkan data yang diterimanya, perusahaan yang tercatat aktif di Forum TJSPKBL hanya sekitar 30.

“Ini perlu menjadi perhatian. Saya berharap Ketua Forum TJSPKBL lebih aktif membangun komunikasi dengan perusahaan-perusahaan,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, kabar baik akhirnya datang bagi warga Kampung Gempol dan Kampung Suradita yang selama lebih dari satu tahun hidup dalam ancaman bencana akibat pergerakan tanah hebat pada 4 Desember 2024 lalu.

Baca Juga: Kolaborasi Strategis Bersama Forum CSR: PLN Indonesia Power UBP Jabar 2 Perkuat Fondasi Keselamatan Daerah

Kepastian relokasi bagi ratusan warga tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Peningkatan Sinergitas Perencanaan Pembangunan dalam Penanggulangan Bencana Daerah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Gedung Sulanjana, Kamis (22/1/2026). Dalam forum tersebut, Pemkab Sukabumi mengundang jajaran SKPD serta 176 perusahaan yang berdomisili di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Melalui Lelang Kebaikan, Pemkab Sukabumi memastikan pembangunan 166 unit hunian tetap, dengan rincian 100 unit di Desa Cikadu dan 66 unit di Desa Ciengang.

“Sejumlah perusahaan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah dalam pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, usai kegiatan.

Berita Terkait
Berita Terkini