Mahasiswa Korsel Ciptakan 'Mata Ketiga' untuk Pengguna Smartphone

Sukabumiupdate.com
Senin 07 Jun 2021, 14:04 WIB
Mahasiswa Korsel Ciptakan 'Mata Ketiga' untuk Pengguna Smartphone

SUKABUMIUPDATE.com - Paeng Min-wook (28 tahun), seorang mahasiswa pascasarjana dan desainer teknologi asal Korea Selatan menawarkan solusi menarik bagi para pengguna smartphone yang tak mampu mengalihkan pandangan dari layar ponsel meski saat berjalan, ia menyebutnya sebagai 'Mata Ketiga'.

Dikutip dari New York Post, Paeng menciptakan sebuah bola mata robot yang ditempel pada dahi pengguna ponsel agar mampu menjaga pandangan tanpa menabrak orang lain saat berjalan ketika mata pengguna mengarah ke layar ponsel.

Paeng menyebut alat ini sebagai karya seni yang disebut 'Phono Sapiens'. Mata Ketiga akan mengeluarkan bunyi ‘bip’ tiap kali pengguna smartphone akan menabrak sesuatu dalam radius dua meter.

Mata Ketiga juga akan memperingatkan pengguna smartphone akan bahaya yang datang dari berbagai arah.

"Di masa depan, umat manusia perlu mata ketiga," ujar Paeng yang sedang menempuh studi Teknik Desain Inovatif di Royal College of Art dan Imperial College, saat mendemonstrasikan Mata Ketiga itu di Seoul.

Baca Juga :

photoMata Ketiga yang akan berguna bagi pengguna smartphone yang tidak bisa memalingkan tatapan ke layar saat sedang berjalan - (dezeen.com)</span

Paeng menggunakan sensor gyro untuk mengukur sudut miring leher pengguna dan sensor ultrasonik untuk menghitung jarak antara mata robot dan rintangan apa pun. Kedua sensor itu akan dihubungkan ke sebuah mikrokontroler papan tunggal dengan paket baterai.

Presentasi Paeng di Seoul menarik perhatian banyak orang. Lee Ok-joo, seorang warga yang kebetulan melintas saat Paeng melakukan presentasi mengatakan, "Saya pikir dia (Paeng) tampak seperti alien dengan mata di dahi," ucap Lee.

Menurut Lee, memang akhir-akhir ini banyak sekali anak muda yang mengalami kecelakaan saat menggunakan ponsel sambil berjalan. Ia menilai, Mata Ketiga yang dibuat Paeng akan menjadi solusi untuk anak-anak muda itu.

Paeng berencana mengembangkan modul kamera untuk Mata Ketiga dan aplikasi ponsel yang akan terintegrasi antara pengguna dengan Mata Ketiga.

Namun, Paeng tidak berencana mengkomersilkan temuannya itu, karena mempertimbangkan potensi terjadinya lonjakan permintaan.

Shin Jae-ik, warga Seoul berusia 23 tahun mengatakan, "Ini sangat keren dan menarik. Saya ingin membelinya jika dijual," ungkap Shin.

Berita Terkini