SUKABUMIUPDATE.COM - Menanggapi wacana pelengseran Nasrudin AS dari jabatan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukabumi, yang ditenggarai sudah merebak di kalangan pengurus kecamatan (PK) dan organisasi kepemudaan (OKP), ditanggapi oleh sang ketua.
Nasrudin yang terpilih dengan suara mayoritas dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) KNPI 2014 lalu, mengaku tidak mempermasalahkan wacana yang dikembangkan sebagian pengurus yang tidak puas terhadap kepemimpinannya.
Pria yang akrab disapa Nas itu menilai, hal tersebut wajar, sebagai dinamika di tubuh organisasi yang dipimpinnya. "KNPI itu besar, pengurusnya terdiri dari berbagai OKP dan PK, di mana para pengurus tersebut, merupakan kader terbaik di organisasinya masing-masing," terangnya kepada sukabumiupdate.com, Rabu (23/11) malam, melalui sambungan telepon.
Ditambahkannya, DPD KNPI hari ini sudah on the track, jika dinilai masih ada kekuarangan, itu manusiawi. KNPI organisasi besar dengan segenap komplesksitas permasalahannya, sehingga berbagai persoalan yang disampaikan Anggota Komisi Bidang Lingkungan Hidup dan Kesehatan Mantra Sugrito, sebenarnya sudah dijelaskan kepada sebagian pengurus lainnya.
Nas juga menampik tudingan, banyak OKP dan PK yang kecewa terhadap kepemimpinannya. "OKP dan PK masih solid, sillaturrahim dan komunikasi juga harmonis dan berjalan baik."
Terkait rencana rapat kerja daerah (Rakerda), Nas berpendapat, merupakan kegiatan wajib organisasi. Untuk penyelenggaraannya sudah dibentuk panitia, dan akan dilangsungkan dalam waktu dekat. Menurutnya pula, dinamika yang berkembang saat ini banyak memberinya pelajaran, mengenai besarnya ekspektasi pemuda terhadap kelangsungan DPD KNPI ke depan.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Sukabumi Dery Susandi mengatakan, agenda atau program kegiatan yang sudah disepakati oleh aturan main organisasi, sudah berjalan sesuai kemampuan penganggaran. Adapun kegiatan yang belum dilaksanakan, yaitu Rakerda dan pembentukan sekretariat bersama di enam wilayah se-Kabupaten Sukabumi, ia berharap secepatnya bisa terealisasi.
"Kami minta seluruh elemen, baik OKP dan PK yang menjadi bagian dari DPD KNPI, atau pengurus yang direkomendasikan, agar melakukan komunikasi di internal. Kita punya rumah sendiri, sebaiknya bicarakan di dalam, agar tidak terjadi kesalahpahaman. Saya menyadari pasti ada ketidakpuasan," pungkasnya.
