SUKABUMIUPDATE.COMÂ - Secara batin, Agung Sudrajat mengaku sudah tersiksa. Sejak dugaan kasus penistaan AlQuran yang dialamatkan terhadap dirinya, Agung, istri, dan keluarga besarnya benar-benar tersiksa secara batin.
Ayah dua anak ini merasa terpuruk, terhakimi, dan merasa sudah membuat susah keluarganya. "Saya sangat sedih dan sangat menyesal. Saya sadar ini semua akibat kekeliruan dan kebodohan saya yang awam terhadap agama," kata Agung saat berbincang dengan sukabumiupdate.com di sela-sela pertemuan dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Rabu (23/11).
Menghadapi persoalan yang dirasanya cukup berat ini, Agung yang sejak kelas satu sekolah menengah atas (SMA) sudah yatim piatu ini, berusaha tetap tegar menghadapinya. "Kalau saya sudah berusaha tegar, tapi yang saya khawatirkan adalah keluarga saya," terang Agung.
Sejak kasus ini mencuat dan viral, Agung pun memilih mengambil cuti dari pekerjaannya di PT Tirta Investama (TIV). Pimpinannya di perusahaan pun mengizinkan, agar dirinya fokus menghadapi masalah ini.
"Sudah tiga hari saya susah tidur, gelisah dan tak tahu harus berbuat apa. Untungnya, beberapa anggota keluarga yang lain berusaha memotivasinya agar tetap menghadapi persoalan ini. Saya juga memilih bersilaturahmi dengan para ulama agar saya diberi ketabahan dan bimbingan," ucapnya.
