Bocah Cirenghas Sering Ditampar Penculik, Rico: Kangen ka Emak

Rabu 09 Nov 2016, 14:36 WIB
Bocah Cirenghas Sering Ditampar Penculik, Rico: Kangen ka Emak

SUKABUMIUPDATE.COM - Setelah 12 hari dalam cengkraman penculik, Rico Munandar (8) bocah asal Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cirenghas, Kabupaten Sukabumi, kini sudah kembali kepangkuan keluarga.

Entin Kartini (38) ibunda Rico berterima kasih kepada semua pihak yang sudah iklhas membantu, menemukan anaknya baik dari kepolisan, media masa, dan warga Kecamatan Cirenghas yang sudah membantu proses panjang dan melelahkan.

“Alhamdulillah Rico sudah kembali kepangkuan saya dan dalam kondisi yang baik, saya ucapkan juga terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu mencari Rico,” jelas

Rico kecil tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya bisa kembali kepada keluarga, terutama pelukan hangat sang ibu. Senyum terus merekah dari bibir mungil siswa Kelas 2 Sekolah Dasar (SD) Negeri Cipurut ini, saat digendong Entin usai pemeriksaan kesehatan di Markas Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota, Rabu (9/11) malam.

“Kangen ka emak,” tutur Rico tersipu, sambil terus memeluk Entin.

Ucapan polos Rico langsung dibalas pelukan erat dan ciuman sang ibu. “Saya akan langsung bawa Rico pulang ke rumah, keluarga yang lain juga sudah kangen menunggu kedatangan Rico,” tutur Entin berurai air mata.

Rasa rindu yang wajar, karena anak bungsu dari tiga bersaudara ini sudah 12 hari hidup “liar” di jalanan atau menginap di rumah orang yang tidak dikenalnya. Belum lagi Rico dipastikan berada dalam tekanan dan ketakutan selama berada ditangan penculik, karena sering mendapatkan perlakuan kasar.

“Pelaku ini kasar sama korban-korbannya. Kepada penyidik, Asep mengaku, pernah menampar dan mencubit Rico, makanya kita kenakan pasal kekerasan pada anak, Undang Undang perlindungan anak,” ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Rustam Mansur usai menyerahkan Rico kepada keluarganya.

Polisi melakukan visum untuk mencatat luka dan lebam di sekujur tubuh Rico, untuk memastikan pelaku akan mendapatkan hukum setimpal terhadap perbuatannya.

“Rico ini anak baik, dia selalu nurut sama pelaku. Tapi pelaku ini temperamen selalu kasar, anak umur delapan tahun disuruh nyari duit banyak, kalau nggak dapet ditampar,” lanjut Rustam.

Editor :
Berita Terkini