Halo Wanita Sukabumi, Waspada Suntik Putih atau Vitamin C

Jumat 28 Okt 2016, 02:25 WIB
Halo Wanita Sukabumi, Waspada Suntik Putih atau Vitamin C

SUKABUMIPDATE.COM - Konon, dengan suntik Vit. C bukan saja membuat badan jadi segar dan sehat, tapi juga membuat kulit si pemakai menjadi mulus. Lebih dari itu, produk ini juga diklaim bisa membuat pemakainya awet muda. Iklan yang menggoda, promosi dari mulut ke mulut, membuat banyak wanita tergoda untuk mencoba. Apalagi, dari segi harga relatif lebih murah ketimbang tindakan operasi.

Promosi hanya dengan uang beberapa ratus ribu, bisa tampil cantik dan awet muda, memang menggoda. Bisa jadi ini juga sebabnya belakangan makin banyak klinik kecantikan yang juga menyediakan layanan suntik Vit. C. Lebih yakin lagi, karena sejumlah klinik itu juga menyediakan dokter untuk berkonsultasi.

Lantas, Apakah efek samping suntik putih? Walaupun Vit. C yang merupakan bahan dasar dari suntik putih yang dapat larut dalam air, dan bila asupannya berlebihan bisa dikeluarkan secara otomatis melalui urin, namun Vit. C juga mempunyai efek samping bila dikonsumsi dengan dosis yang tidak tepat.

Balita tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 400 miligram (mg) sehari karena bisa diare. Orang dewasa tidak boleh mengkonsumsi lebih dari 2000 mg, karena selain bisa menyebabkan penyakit maag juga bisa mengganggu kerja ginjal.

Efek samping suntik putih yang ditakutkan adalah terjadinya batu ginjal. Seseorang yang mempunyai keturunan penyakit ini, Vit. C berlebih bisa mengendap menjadi kristal apalagi bila orang tersebut kurang minum air putih.

Gejala yang dirasakan pada pengidap batu ginjal adalah rasa pegal dan sakit di pinggang. Bila timbul gejala ini setelah penyuntikan Vit. C maka harus segera dihentikan pemberian Vit. C.

Sebaiknya juga seseorang yang terbukti mempunyai keturunan penyakit batu ginjal tidak melakukan penyuntikan Vit. C. Pengidap maag juga harus hati-hati, karena Vit. C yang bersifat asam maka sebaiknya konsumsi Vit. C dianjurkan untuk makan terlebih dahulu untuk menghindari rasa perih di daerah lambung.

Banyak manfaat yang bisa diambil bila mengkonsumsi Vit. C, tapi yang harus perlu diingat, mengkonsumsi Vit. C bukan merupakan terapi utama tetapi merupakan terapi penunjang.

Harus berhati-hati mengkonsumsi Vit. C bila mempunyai riwayat penyakit maag dan batu ginjal karena bisa memperberat penyakit akibat efek samping suntik putih ini. Sebetulnya yang paling berbahaya adalah apabila ada penolakan dari tubuh sewaktu dilakukan penyuntikan, maka bisa menyebabkan kematian seketika.

Bikin Ketagihan

Konsumen hendaknya berpikir panjang dan jangan terbuai dengan iming-iming tidak ada efek sampingan. ada banyak efek sampingan dari suntikan Vit. C yang dilakukan terus menerus, di antaranya, batu ginjal, batu empedu, penipisan tulang, pengeroposan, dan lain sebagainya.

Lebih mengerikan lagi, ternyata ada efek ketagihan yang dialami konsumen. Kalau tidak disuntik, si pasien merasa badannya lemas. Ada kasus, pasien yang merasa harus terus mendapat suntikan itu.

Padahal dia sudah menjadi langsing, kulitnya sudah putih, tapi tetap merasa harus mendapat suntikan itu. “No injection Vitamin C at all”, sekalipun demi kecantikan, demi kosmetik, tidak boleh!

Vit. C injection itu mengubah metabolisme obat. Misalnya, disuntikkan Vit. C dan E, nah, Vit. E tidak bisa keluar dari tubuh selama empat minggu karena adanya Vit. C yang disuntik secara bersamaan. Dan Vit. C dosis tinggi bisa juga untuk aborsi. Remaja-remaja yang suka mengkonsumsi Vit. C dosis tinggi, mensnya tidak teratur dan sedikit, hanya satu sampai tiga hari. Mereka ini kemungkinannya pada umur 35-36 tahun akan mengalami menopause dini.

Memang, Vit. C bermanfaat untuk tubuh asalkan dikonsumsi dengan dosis yang disarankan. Di Amerika misalnya, dosis yang disarankan adalah 50-90 mg, sedang di Indonesia antara 50-70 mg. Jadi bila kita mengkonsumsi 100 mg, cukup. Atau sebenarnya Vit. C cukup didapat dari makanan yang alami, seperti mengkonsumsi 1 buah jeruk/hari, itu setara dengan 50 mg Vit. C. Bandingkan jika suntik Vit. C di mana sekali suntik 4.000 mg, berarti sungguh jauh dari dosis normal yang disarankan.

Mengkonsumsi 500 mg, buat apa? Itu kan megadosis, kita tidak butuh itu. Memang benar Vit. C secara positif, baik untuk menghilangkan kerutan, tapi tidak perlu dengan dosis setinggi itu.

Konsumen hendaknya berpikir panjang jika ada tawaran-tawaran menggiurkan seperti suntik Vit. C bisa menghilangkan kerutan, melangsingkan, atau bahkan membuat kulit mulus dan putih secara cepat. Memang itu semua bisa didapat, langsing dan putih, dengan cepat hal ini karena Vit. C menghambat pembentukan pigmen pada kulit.

Tapi efeknya tanggung sendiri. Karena tidak ada sesuatu yang didapat secara instant tanpa efek. Jika terlalu sering endapan Vit. C di dalam tubuh memungkinkan adanya kristalisasi.

Jadi saran kami Pembaca, berpikir panjanglah sebelum melakukan, dari pada menyesal di kemudian hari ya. dbs

Editor :
Tags :
Berita Terkini