Cari Rumah Gadai di Facebook, Warga Sukabumi Serahkan Rp104 Juta: Skema Kos Berujung Somasi
persoalan tersebut bermula pada Januari 2026 saat kliennya mencari rumah hunian melalui grup Facebook yang menawarkan rumah gadai.
persoalan tersebut bermula pada Januari 2026 saat kliennya mencari rumah hunian melalui grup Facebook yang menawarkan rumah gadai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memperbanyak minum air putih, menjaga daya tahan tubuh, dan selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Hindari informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan.”
Pria tersebut diamankan warga sekitar pukul 19.00 WIB, setelah dikenali mirip dengan pelaku pencurian HP.
Disnakertrans Kabupaten Sukabumi merespons kasus 15 warga yang terlantar di Kalimantan Utara. Masyarakat diimbau memastikan perjanjian kerja dan legalitas perusahaan sebelum menerima tawaran kerja.
Hingga akhirnya pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, korban ditemukan di sekitar Leuwi Kopeng, RT 020 RW 002, Desa Cibodas, dalam kondisi lemas dan diduga mengalami kelelahan serta tersesat di area tersebut.
Dalam sehari, ia mampu mengumpulkan sekitar 40 kilogram ijuk kotor, yang setelah dibersihkan menyusut menjadi sekitar 35 kilogram.
Dalam video viral yang beredar, pelaku adalah seorang pria berkemeja hitam, yang dalam narasi video disebutkan oleh warga sebagai atribut ormas Grib Jaya.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi siap memulangkan Rizki Nur Fadhilah, pesepak bola muda asal Bandung yang diduga menjadi korban TPPO di Kamboja, setelah sebelumnya membantu pemulangan Reni warga Sukabumi dari Cina.
Seorang ibu asal Sukaraja Sukabumi mengalami luka serius akibat tertimpa lansia yang terjatuh di eskalator Skybridge Bogor Paledang. Suami korban soroti minimnya pengawasan petugas.
Setelah melakukan pendalaman, menurutnya legalitas keberangkatan korban masih dipertanyakan sehingga akan menjadi kendala untuk melacak keberadaan korban.
Curhat warga yang kecewa tak kebagian kupon pembelian sembako murah dalam program Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) di Kantor Pos Sukabumi.
Warga Sukabumi dihebohkan dengan penemuan mayat yang terjadi nyaris beriringan yang terjadi selama rentang bulan Juni hingga Agustus 2023.
Di tengah musim kemarau yang panjang, kejadian yang dinanti-nantikan akhirnya tiba di wilayah Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya. Hujan turun dengan cukup lebat, pada Jumat (25/08/2023)
Selain itu, ada juga warganet yang menghubung-hubungkannya dengan mitos dan menganggap fenomena Halo Matahari sebagai sebuah pertanda
Wifi, layanan internet disini bisa dinikmati tanpa batas oleh siapapun. Bukan gratis!