Karhutla di Sukabumi Telan Korban Jiwa, Nenek di Cidadap Meninggal Saat Padamkan Api

Sukabumiupdate.com
Selasa 15 Sep 2026, 19:37 WIB
Karhutla di Sukabumi Telan Korban Jiwa, Nenek di Cidadap Meninggal Saat Padamkan Api

Seorang warga menunjukan TKP Lansia yang tewas usai mencoba memadamkan kebakaran di Kampung Ciwalahar, RT 001/RW 001, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (15/9/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – Nasib malang menimpa seorang nenek bernama Sariyah (65 tahun), warga Kampung Ciwalahar, RT 001/RW 001, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Lansia tersebut meninggal dunia akibat karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan), setelah mengalami sesak dan terjatuh saat berusaha memadamkan api yang membakar lahan kebun bambu, Selasa (15/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Berdasarkan assessment Pusat Pengendalian dan Operasional Penanggulangan Bencana (P2BK) Cidadap, mengatakan kronologi kebakaran bermula ketika korban membakar sampah disebelah rumah.

Namun diluar dugaan, Si Jago Merah kemudian diduga merambat ke lahan yang ditumbuhi kebun bambu. Melihat api yang semakin membesar, korban diduga panik dan berusaha memadamkan api.

Baca Juga: Warga Kabupaten Pindah ke Kota Sukabumi Demi Kesehatan Gratis? DPRD: Verifikasi Domisili Diperketat

Namun, saat berada di sekitar lokasi kebakaran, korban diduga mengalami sesak napas hingga terjatuh. Kondisi tersebut kemudian menyebabkan korban meninggal dunia.

P2BK Cidadap Dika Diki Hilmawan mengatakan, berdasarkan informasi di lapangan, korban diduga memiliki riwayat penyakit jantung.

“Korban berusaha memadamkan api yang semakin membesar. Kemudian korban merasa sesak dan terjatuh,” kata Dika Diki Hilmawan kepada Sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Otoritas Arab Saudi Rilis Alert Serangan Rudal ke Makkah, Jeddah dan Taif

Ia menjelaskan, dugaan sementara kejadian tersebut berkaitan dengan korban yang panik melihat api merambat ke lahan kebun bambu. Namun, penyebab pasti korban meninggal dunia masih berdasarkan hasil assessment di lapangan.

Usai kejadian, P2BK Cidadap bersama Tagana Cidadap melakukan assessment dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Cidadap serta RT dan RW setempat.

Koordinasi juga dilakukan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidadap untuk penanganan kejadian tersebut.

Baca Juga: Kecelakaan di Surade Sukabumi: 2 Motor Tanpa Plat Nomor, Polisi Ungkap Kondisi Korban

Sejumlah unsur turut hadir di lokasi, di antaranya Satpol PP, Babinsa, Tagana, Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Cidadap.

Petugas melakukan penanganan dan pendataan di lokasi kejadian sekaligus memastikan kondisi lingkungan setelah peristiwa tersebut.

Sementara itu kebun bambu yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 300 meter persegi. Saat ditemukan, api sudah padam, sementara korban berada di area yang dikelilingi bekas kobaran api. Korban kemudian ditemukan pertama kali oleh anak laki-lakinya yang bernama Deden (40).

Baca Juga: PETA KEKUASAAN EKONOMI PRABOWO: Ketika Purbaya Dicopot, Siapa Sebenarnya yang Sedang Berkuasa?

“Kebun bambu yang terbakar luasnya sekitar 300 meter persegi. Saat ditemukan, api sudah padam dan korban berada di dalam lingkaran area yang sebelumnya terbakar. Korban ditemukan oleh anak laki-lakinya, Deden,” ujarnya.

 

Berita Terkait
Berita Terkini