10 Hari Belum Pulang, Kemana Siswi SMA di Kalapanunggal Setelah Pamit Beli Seblak?

Sukabumiupdate.com
Senin 14 Sep 2026, 19:10 WIB
10 Hari Belum Pulang, Kemana Siswi SMA di Kalapanunggal Setelah Pamit Beli Seblak?

siswi SMA di Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi 10 hari hilang (Sumber: dok keluarga)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang siswi SMAN 1 Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Riana Pratiwi (16), belum pulang ke rumah selama 10 hari. Riana terakhir diketahui pergi pada Jumat (4/9/2026) sore setelah meminta izin kepada ayahnya untuk keluar membeli jajanan, yang disebut hendak membeli seblak.

Riana merupakan siswi kelas 10 SMAN 1 Kalapanunggal dan warga Kampung Kadudampit RT 022 RW 002, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Kapolsek Kalapanunggal IPTU Aah Saepul Rohman mengatakan, laporan mengenai Riana diterima setelah ayahnya datang ke Polsek Kalapanunggal bersama Kepala Desa Kadununggal untuk melaporkan anaknya yang belum pulang.

"Jadi kami menerima informasi, kedatangan bapaknya dari saudari Riana ini, yang diantarkan oleh Kades Kadununggal, yang melaporkan bahwa dia kehilangan anaknya," kata Aah saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Jaga Kesehatan! Rumah Sakit di Sukabumi Penuh, IGD Kewalahan

Berdasarkan keterangan orang tua yang diterima polisi, Riana saat itu meminta izin kepada ayahnya untuk keluar membeli jajanan. Ia disebut hendak membeli seblak. Namun, setelah pergi pada Jumat sore tersebut, Riana tidak kembali ke rumah hingga malam maupun keesokan harinya.

Menurut Aah, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setelah Riana tidak pulang selama 1x24 jam. "Jadi laporan ke polisi itu sehari sesudahnya. Sesudah 1x24 jam baru dia melaporkan ke polisi," ujarnya.

Saat meninggalkan rumah, Riana disebut membawa sebuah tas. Namun, polisi belum mengetahui secara rinci barang-barang yang berada di dalam tas tersebut. "Menurut pengakuan orang tuanya, dia membawa tas," kata Aah.

Setelah menerima laporan, kepolisian berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk membantu mencari informasi mengenai keberadaan Riana. Penanganannya juga telah dilaporkan ke Polres Sukabumi untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Warning! Ombak 4 Meter di Selatan Jawa, BMKG Ungkap Potensi Gelombang Tinggi

Selain itu, polisi juga mengecek sejumlah informasi yang diterima keluarga terkait kemungkinan keberadaan Riana. Beberapa informasi tersebut mengarah ke wilayah Kabandungan dan Cikidang.

Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh anggota Polsek Kalapanunggal, informasi tersebut belum membuahkan hasil dan keberadaan Riana masih belum diketahui. "Kita sudah membantu mengecek informasi-informasi yang masuk. Ternyata informasi-informasi yang masuk, termasuk pengecekan dari anggota saya, juga belum mendapatkan hasil," jelasnya.

Hingga Senin (14/9/2026), Riana masih belum diketahui keberadaannya. Pihak keluarga berharap anaknya dapat segera ditemukan dan kembali ke rumah.

Polisi pun mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai keberadaan Riana agar segera menyampaikannya kepada kepolisian setempat atau pihak keluarga. "Kita bisa mengimbau kepada warga masyarakat yang mengetahui keberadaan dari anak Riana ini untuk dapat menginformasikan keberadaan Riana kepada kepolisian setempat atau menghubungi keluarganya, karena saat ini pihak keluarga sangat menunggu anaknya itu untuk pulang kembali," ungkap Aah.

Baca Juga: Diduga Lapuk dan Terdampak Gempa, Rumah Janda Lansia di Surade Sukabumi Ambruk

Sementara terkait kemungkinan faktor atau alasan Riana belum kembali ke rumah, Aah mengatakan kepolisian masih belum memperoleh informasi yang mengarah ke hal tersebut. Bagi warga dimanapun yang melihat atau menemukan Riana, untuk secepatnya memberikan informasi ke polsek terdekat. 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini