SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah truk bermuatan sayuran terguling di akses Tol Bocimi (Exit Tol Parungkuda), Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Kecelakaan tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat.
Truk bernomor polisi F 8304 YI itu diketahui melaju dari arah Cibadak dan hendak masuk ke Tol Bocimi Parungkuda sebelum akhirnya terguling.
Seorang pedagang bernama Adul (26), yang berada di sekitar lokasi, mengaku mendengar suara benturan sebelum melihat truk tersebut sudah dalam kondisi terguling.
Baca Juga: Posisinya Berdiri, Lansia di Sukaraja yang Jatuh ke Sumur 15 Meter Ditemukan Sang Istri
"Tiba-tiba di situ jhaar (terdengar benturan), di situ," ujar Adul kepada Sukabumiupdate.com saat ditemui di lokasi.
Menurut Adul, bagian kiri truk mengalami kerusakan setelah kecelakaan. Roda sebelah kiri kendaraan juga masuk ke area sekitar lokasi kejadian.
"Hancur, sebelah kirinya. Rodanya nancep di sebelah situ," katanya.
Baca Juga: Rotasi Jabatan di Polres Sukabumi Kota: Wakapolres, Kasat Narkoba, hingga Kapolsek Berganti
Melihat kejadian tersebut, Adul bersama warga lainnya langsung memberikan pertolongan kepada sopir dan kernet yang masih berada di dalam kabin truk.
Warga sempat kesulitan karena pintu kabin dalam kondisi terkunci. Mereka kemudian membuka pintu tersebut secara paksa agar kedua korban dapat keluar.
"Pintunya dikunci, jadi dibuka paksa. Bukan dipecahin, diputar slot kunci pintunya, langsung dibuka, keduanya keluar," ujarnya.
Baca Juga: Berawal Temuan di Pasar Hewan Parungkuda, Dua Maling Domba di Kalapanunggal Ditangkap Polisi
Adul mengatakan, sopir dan kernet berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Keduanya hanya mengalami luka ringan berupa lecet.
"Alhamdulillah, paling baret-baret saja," katanya.
Ia menyebut truk tersebut membawa muatan sayuran yang akan dikirim ke Tangerang. Saat kecelakaan terjadi, terdapat dua orang di dalam kendaraan, yakni sopir dan kernet.
"Sayur, yang mau ke Tangerang," ujarnya.
Baca Juga: Waspada! Nomor WA Penipu Catut Nama Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana
Pasca kecelakaan, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat. Kondisi tersebut diperparah dengan tumpahan solar dari truk yang membuat permukaan jalan menjadi licin.
"Lumayan macet, tertahan. Kan solarnya tumpah, jadi ini licin," kata Adul.
Warga bersama petugas kemudian melakukan penanganan dan membantu proses evakuasi truk. Menurut Adul, proses evakuasi kendaraan berlangsung sekitar satu jam.
Baca Juga: Hendak ke Kamar Mandi, Lansia 75 Tahun di Sukaraja Tewas Jatuh ke Sumur 15 Meter
"Langsung responsif, dari warga semuanya. Kurang lebih satu jam lah (evakuasi)," pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, Sukabumiupdate.com masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.
















