SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria lanjut usia bernama Harun (75) meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di rumahnya di Kampung Nagrak RT 03/04, Desa Limbangan, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Korban kemudian dievakuasi oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi setelah menerima laporan kejadian sekitar pukul 08.30 WIB. Dimana korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.00 WIB hingga 11.30 WIB.
Wakil Komandan Posko VII Sukaraja DPKP Kabupaten Sukabumi, Reza Purnama, mengatakan korban merupakan seorang lansia yang kondisi fisiknya sudah menurun.
"Korban berusia sekitar 75 tahun dan fisiknya sudah tidak memungkinkan karena faktor umur. Selain itu, korban juga sudah tidak bisa melihat," kata Reza saat dikonfirmasi, sukabumiupdate.com.
Baca Juga: RSUD Sekarwangi Sukabumi Resmi Operasikan Cathlab, Berhasil Pasang Ring Jantung Pasien Pertama
Reza menjelaskan, sebelum kejadian korban diduga hendak menuju kamar mandi untuk buang air. Namun, korban justru mendekati area sumur yang berada di dalam kamar mandi hingga akhirnya terjatuh.
"Dia mau kencing ke air, ke sumur WC, ternyata langsung mendekati sumur dan langsung terjatuh," ujarnya.
Reza menyebut, sumur tempat korban terjatuh memiliki kedalaman sekitar 15 meter. Saat proses evakuasi berlangsung, petugas tidak mengalami kendala berarti.
"Kendala dari awal sampai akhir tidak ada, lancar," ucapnya.
Baca Juga: Pemprov Jabar Usulkan Pangkas OPD dari 38 Jadi 32 dan Tambah Modal BIJB Kertajati Rp8 Triliun
Dalam proses evakuasi, Posko VII Sukaraja juga meminta bantuan tim rescue dari DPKP Kabupaten Sukabumi yang berada di beberapa wilayah karena keterbatasan peralatan di posko.
"Kita meminta bantuan rescue pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Sukabumi yang berada di Parungkuda, Cibadak, Cisaat, dan Sukaraja," jelasnya.
Reza mengatakan, saat berhasil dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah itu, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibersihkan dan dimandikan.
"Sudah tidak terselamatkan," katanya.
Baca Juga: Tak Sekadar Pantai, Batu Panganten Sukabumi Tawarkan Panorama Samudra dari Atas Tebing
Reza menyebut, meski sumur di lokasi kejadian sudah dalam kondisi tertutup, penutup berbahan kayu tersebut sudah mengalami pelapukan sehingga tidak kuat menahan beban.
"Sumurnya tertutup, cuma kayunya sudah lapuk," tuturnya.
Ia menambahkan, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan sumur yang berada di sekitar rumah. Menurutnya, sumur harus ditutup dengan kondisi yang benar-benar aman untuk mencegah kejadian serupa.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki sumur di rumah, baik di belakang maupun di samping rumah, agar ditutup semaksimal mungkin," ujarnya.


















