Disperkim Sukabumi Bangun Sumur Bor 65 Meter, Buka Akses Air Bersih Warga Simpenan

Sukabumiupdate.com
Rabu 09 Sep 2026, 19:29 WIB
Disperkim Sukabumi Bangun Sumur Bor 65 Meter, Buka Akses Air Bersih Warga Simpenan

Sumur Bor di Kampung Simpenan, RW 12, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : dok disperkim Kabupaten Sukabumi).

SUKABUMIUPDATE.com – Harapan warga Kampung Simpenan, RW 12, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, untuk mendapatkan akses air bersih mulai menemukan titik terang.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) membangun sumur bor melalui Program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun 2026.

Pembangunan sarana air bersih (SAB) tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Sumur bor dibangun di kawasan yang selama ini dikenal memiliki keterbatasan sumber air.

Mandor pembangunan SAB Tahun 2026 di lokasi tersebut, Ace Ruswandi, mengatakan pembangunan sumur bor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Baca Juga: Tiang Listrik Tumbang di Jalan Raya Kiaradua - Jampangtengah Sukabumi

“Lokasi ini memang termasuk daerah yang cukup sulit air. Kedalaman sumur juga cukup dalam, sehingga saat pengerjaan kami harus menyesuaikan kondisi sumber air di lapangan,” ujar Ace, Rabu (9/9/2026).

Dalam perencanaan awal, pengeboran sumur ditargetkan mencapai kedalaman 60 meter. Namun, debit air yang ditemukan pada kedalaman tersebut masih dinilai kecil.

Pengeboran kemudian ditambah lima meter hingga mencapai kedalaman 65 meter. Penyesuaian itu dilakukan untuk mendapatkan sumber air dengan debit yang lebih baik.

“Di RAB kedalaman awalnya 60 meter. Namun, karena air yang ditemukan masih kecil, kemudian ditambah lima meter menjadi 65 meter. Setelah itu kondisi airnya bagus,” katanya.

Baca Juga: Diduga Lupa Matikan Kompor, Dua Rumah Warga di Palabuhanratu Hangus Terbakar

Selain sumur bor, fasilitas yang dibangun meliputi toren berkapasitas 1.050 liter, pompa air berkekuatan 1 PK, serta dukungan daya listrik 1.200 watt.

Menurut Ace, pekerjaan fisik pembangunan sumur bor saat ini telah selesai. Namun, sarana tersebut belum dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat karena masih menunggu penyelesaian pekerjaan dan proses serah terima.

“Pekerjaan pembangunan sumur bor saat ini telah selesai, namun belum diserahterimakan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Pembangunan sarana air bersih ini juga mendapat dukungan langsung dari warga. Beti (58), warga Kampung Simpenan, menghibahkan sebagian lahannya untuk dijadikan lokasi pembangunan SAB.

Baca Juga: Pembacokan di Ongkrak Pamuruyan Sukabumi, Ada Perempuan Di Antara Korban dan Pelaku

Lahan yang dihibahkan berukuran sekitar 3 x 2,5 meter. Beti mengaku bersedia memberikan lahannya karena memahami kebutuhan warga terhadap akses air bersih.

“Di sini memang susah air. Kalau ada pembangunan seperti ini, tentu saya senang karena nantinya bisa membantu warga. Tempat ini saya hibahkan untuk pembangunan sarana air bersih,” ujar Beti.

Ia berharap keberadaan sumur bor tersebut nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama warga yang selama ini mengalami keterbatasan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pembangunan sumur bor Program SPAM 2026 di Kampung Simpenan dikerjakan oleh CV Aura Bangun Persada dengan nilai kontrak sebesar Rp97.463.000.

Baca Juga: Jemput Bola ke Desa Rambay, UPTD Dukcapil Surade Layani Perekaman KTP-el hingga Akta Kematian

Pekerjaan tersebut tercantum dalam Nomor SPK 0003.3.2/A61/SPK/BID.AMS/DPKP/VII/2026 dengan masa pelaksanaan selama 60 hari kalender dan seluruh pembiayaan bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.

Ace menegaskan, kondisi air setelah pengeboran mencapai kedalaman 65 meter saat ini dinilai cukup baik. Namun, masyarakat masih harus menunggu hingga proses pekerjaan dan serah terima rampung sebelum sarana tersebut digunakan.

“Kondisi airnya sekarang bagus. Namun, untuk pemanfaatannya oleh masyarakat masih menunggu pekerjaan selesai dan proses serah terima,” pungkasnya. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini