Distan Sukabumi Optimalkan Lahan Oplah Gunungguruh: Menuju Swasembada Pangan

Sukabumiupdate.com
Rabu 09 Sep 2026, 17:40 WIB
Distan Sukabumi Optimalkan Lahan Oplah Gunungguruh: Menuju Swasembada Pangan

Gerakan tanam padi di lahan Optimasi Lahan (Oplah) Kecamatan Gunungguruh Sukabumi, Selasa 8 September 2026. (Sumber: dok distan)

SUKABUMIUPDATE.comDinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terus mendorong optimalisasi lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus mempercepat pencapaian swasembada pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui gerakan tanam padi Oplah (optimalisasi lahan) di Kecamatan Gunungguruh, Selasa 8 September 2026.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Aep Majmudin mengatakan, program Oplah menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian agar lebih produktif.

“Lahan yang sudah dioptimalkan harus benar-benar dijaga produktivitasnya. Karena itu, pendampingan dari penyuluh dan sinergi dengan pemerintah pusat harus terus dilakukan sampai pertanaman menghasilkan,” ujar Aep, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Elkan Baggott Tampil 90 Menit, Millwall Tersingkir dari Carabao Cup Usai Kalah dari Newcastle United

Gerakan tanam tersebut turut dihadiri tim BBPSDMP, tim PVTPP selaku penanggung jawab swasembada pangan Kabupaten Sukabumi, kelompok tani, serta penyuluh pertanian.

Menurut Aep, keberhasilan optimalisasi lahan tidak hanya diukur dari terlaksananya penanaman, tetapi juga dari keberhasilan tanaman hingga menghasilkan panen. Karena itu, Dinas Pertanian akan terus memperkuat pendampingan kepada kelompok tani melalui penyuluh di lapangan. 

Pendampingan dilakukan mulai dari masa tanam, pemeliharaan, pemupukan, pengendalian organisme pengganggu tumbuhan, hingga menjelang panen. “Jangan sampai setelah tanam kita berhenti mengawal. Pertanaman ini harus terus dipantau, sehingga masalah di lapangan bisa cepat diketahui dan ditangani,” katanya.

Baca Juga: DPMD Sukabumi Masih Kaji Penerapan E-Voting untuk Pilkades Serentak 2027

Aep menilai keterlibatan petani menjadi faktor utama dalam keberlanjutan program Oplah. Pemerintah berperan memberikan dukungan dan memastikan kebutuhan pendampingan di tingkat lapangan dapat berjalan.

“Petani adalah pelaku utama. Pemerintah hadir untuk memastikan mereka mendapatkan pendampingan dan dukungan yang diperlukan agar produktivitas bisa optimal,” ujarnya.

Selain memperkuat produktivitas lahan, gerakan tanam padi di Gunungguruh menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam mengawal program swasembada pangan. Aep berharap lahan yang telah dioptimalkan dapat memberikan hasil maksimal dan berdampak terhadap peningkatan produksi pangan serta kesejahteraan petani di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Persija vs Persib di SUGBK, Ini Aturan yang Wajib Dipatuhi The Jakmania

“Target kita jelas, pertanaman ini harus berhasil sampai panen. Dengan sinergi dan pendampingan yang kuat, kita optimistis lahan yang dioptimalkan dapat memberikan hasil terbaik untuk mendukung swasembada pangan,” pungkasnya. (adv)

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini