Upaya Disperkim Sukabumi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Lewat Pembangunan Kantor Kecamatan

Sukabumiupdate.com
Sabtu 01 Agu 2026, 09:00 WIB
Upaya Disperkim Sukabumi Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik Lewat Pembangunan Kantor Kecamatan

Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Surade oleh Bupati Sukabumi Asep Japar didampingi Kadis Perkim Sendi Apriadi. (Sumber Foto: SU/Ragil)

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui program peremajaan gedung kantor kecamatan.

Pada tahun 2026, Disperkim merealisasikan pembangunan lima kantor kecamatan sekaligus, termasuk Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap yang pembangunannya resmi dimulai pekan ini.

Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Sukabumi Asep Japar di lokasi pembangunan Kantor Kecamatan Surade, Selasa (28/7/2026).

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, mengatakan pembangunan kantor kecamatan dilakukan untuk menghadirkan sarana pelayanan publik yang lebih representatif sekaligus mendukung peningkatan kinerja aparatur pemerintahan.

"Alhamdulillah, kami mengawali kegiatan di Perkim untuk penataan gedung kantor kecamatan. Selain di Ciracap dan Surade, pada waktu yang sama juga dilaksanakan pembangunan di Kecamatan Cireunghas, Cisaat, dan Cidahu. Jadi tahun ini ada lima lokasi yang kita bangun," ujar Sendi kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Melalui Disperkim, Pemkab Sukabumi Pulihkan Sarana Umum Kasepuhan Ciptamulya Pascakebakaran

Menurut Sendi, pembangunan Kantor Kecamatan Surade dialokasikan anggaran sebesar Rp2,9 miliar dan dikerjakan oleh CV Bintang Jaya Perkasa. Sementara pembangunan Kantor Kecamatan Ciracap menelan anggaran Rp2,6 miliar dengan pelaksana CV Jaya Mitra.

"Nilainya memang berbeda-beda tergantung hasil perencanaan," katanya.

Sendi menjelaskan, selain menghadirkan gedung yang lebih layak dan modern, Disperkim juga berupaya mengangkat identitas daerah melalui konsep desain bangunan yang mengusung kearifan lokal.

"Setiap motif bangunan berbeda. Kami melibatkan arsitek agar memasukkan unsur kearifan lokal, seperti ornamen, motif batik, maupun budaya setempat. Jadi prototipenya sama, tetapi ada muatan lokal yang disesuaikan dengan karakter masing-masing wilayah, baik pada tiang, ornamen, maupun bagian interior bangunan," jelasnya.

Ia menilai keberadaan gedung kantor kecamatan yang representatif sangat penting karena menjadi salah satu wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

"Tentu ini menjadi salah satu indikator kami dalam menyiapkan bangunan yang layak. Masyarakat membutuhkan kenyamanan saat mengakses pelayanan publik, dan perangkat daerah juga akan lebih optimal dalam meningkatkan kinerjanya melalui gedung kantor yang memadai," tegasnya.

Menurutnya, pembangunan kantor Kecamatan Surade dan Ciracap merupakan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat. Pasalnya, kondisi bangunan sebelumnya dinilai sudah cukup tua dan membutuhkan pembaruan agar mampu menunjang pelayanan pemerintahan secara maksimal.

"Ciracap dan Surade ini sudah cukup lama belum tersentuh pembangunan. Kalau tidak direalisasikan sekarang, mungkin harus menunggu lebih lama lagi. Alhamdulillah, penantian itu akhirnya bisa terwujud tahun ini," pungkasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini