SUKABUMIUPDATE.com - Fenomena angin puyuh do kawasan Cikembang tepatnya Jalan Pelabuhan II Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026) sore sempat direkam oleh warga. Angin tersebut disebut warga seperti berputar itu berlangsung sekitar satu menit.
Salah seorang warga, Otep (51), mengatakan kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, ia sedang melintas di kawasan yang setiap sore ramai oleh pedagang. “Pas jam-jam di situ ternyata ada angin begitu. Angin puyuh lah seperti itu,” kata Otep.
Menurutnya, sebelum angin kencang mencapai lokasi, debu sudah terlihat dari kejauhan. Debu tersebut berasal dari area tanah di sekitar lokasi yang juga merupakan arena balap mobil (reli).
Baca Juga: Baju Terlilit Rantai Motor, Ibu Rumah Tangga Terjun ke Sungai di Jembatan Cikarang Sukabumi
“Debunya tidak cuma dari tanah begitu. Ada campuran, seperti abu vulkanik. Ada kesrak-kesraknya begitu,” ujarnya.
Otep menyebut angin tersebut datang dari arah Cisonggom. Dari kejauhan, pergerakan debu sudah terlihat dan kemudian mengarah ke kawasan Olympic serta area rel.
“Dari arah Cisonggom, dari kejauhan sudah kelihatan dari debunya. Mengarah ke arah Olympic, ke arah rel,” katanya.
Baca Juga: Janji Pengembalian Uang Tak Terwujud: Mediasi Gagal, Nasabah Investasi di Cibadak Lapor Polisi
Saat kejadian, kondisi cuaca di lokasi disebut sedang panas. Angin kencang kemudian membuat sejumlah payung milik pedagang di sekitar lokasi terbang terbawa angin. “Dampak yang rusak sih tidak ada. Cuma payung para pedagang ada yang terbang terbawa angin,” tuturnya.
Meski tidak menimbulkan kerusakan, aktivitas di sekitar lokasi sempat dihentikan sementara untuk mengantisipasi angin yang mengarah ke area pedagang. “Ya sebisanya begitu, takutnya anginnya ke area pedagang,” katanya.
Otep menjelaskan kawasan tersebut bukan merupakan pemukiman warga. Di sekitar lokasi terdapat area pabrik dan gudang, sedangkan para pedagang beraktivitas di kawasan taman.
Baca Juga: Copet Beraksi di Konser Musik Sukabumi, Korban: Dua Pelaku Ditangkap, BB 10 HP
Ia menyebut kejadian angin kencang seperti itu baru kali ini dirasakan cukup kuat. Menurutnya, karakter angin saat kejadian berbeda karena terlihat seperti berputar.
“Baru kali ini cukup kencang, terus seperti angin puyuh, berputar-putar begitu,” pungkasnya.















