Angin Kencang Sapu 3 Desa di Parakansalak Sukabumi, 9 Rumah Rusak

Sukabumiupdate.com
Kamis 20 Agu 2026, 22:57 WIB
Angin Kencang Sapu 3 Desa di Parakansalak Sukabumi, 9 Rumah Rusak

Petugas penanggulangan bencana saat meninjau lokasi kejadian di parakansalak, sukabumi. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Hujan disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (20/8/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.15 WIB itu menyebabkan sembilan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

P2BK Parakansalak, Jujun Juaeni, menyebut dampak angin kencang tersebar di tiga desa, yakni Desa Bojonglongok, Desa Lebaksari, dan Desa Bojongasih.

Kerusakan paling banyak terjadi di Kampung Gosali RT 04/06, Desa Bojonglongok. Enam rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, masing-masing milik Endang Koswara yang dihuni tujuh jiwa, Tatang tiga jiwa, Nuraeni dua jiwa, Odah Saodah satu jiwa, Idjar dua jiwa, dan Badri tiga jiwa.

Kemudian, dua rumah di Kampung Tangkil RT 02/05, Desa Lebaksari, turut terdampak. "Kedua rumah tersebut masing-masing milik Mulyadi yang dihuni empat jiwa dan Soleh yang dihuni tiga jiwa," ujarnya.

Sementara satu rumah lainnya berada di Kampung Citiis RT 02/03, Desa Bojongasih. Rumah milik Omay yang dihuni satu jiwa tersebut juga mengalami kerusakan.

Baca Juga: Bukan Soal Politik, Presidium Tegaskan Pemekaran Sukabumi Utara Adalah Kebutuhan

Tidak ada laporan mengenai warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, Tim Pusdalops berkoordinasi dengan pemerintah Desa Bojonglongok, Lebaksari, dan Bojongasih untuk melakukan asesmen ke lokasi.

Dalam penanganan di lapangan, petugas juga melibatkan P2BK, Babinsa, Babinmas, Satpol PP, Tagana, RT/RW, serta warga setempat.

"Kondisi saat ini hujan sudah reda, material belum dievakuasi karena malam," kata Jujun.

Untuk penanganan awal, warga terdampak membutuhkan sejumlah kebutuhan, di antaranya terpal, alat dapur, dan material untuk memperbaiki bagian rumah yang rusak.

Sementara itu, nilai kerugian akibat angin kencang yang merusak sembilan rumah tersebut masih dalam kajian petugas.

Berita Terkait
Berita Terkini