Kekeringan Kembali Melanda Purojati Sukabumi, Leni Liawati Dorong Solusi Permanen

Sukabumiupdate.com
Minggu 06 Sep 2026, 14:26 WIB
Kekeringan Kembali Melanda Purojati Sukabumi, Leni Liawati Dorong Solusi Permanen

Penyaluran air bersih oleh Dewan Leni Liawati kepada warga Kampung Purojati, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Sabtu (5/9/2026). (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Persoalan kekeringan kembali menghantui warga Kampung Purojati, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Setiap musim kemarau tiba, masyarakat di wilayah tersebut harus menghadapi keterbatasan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendapat perhatian Ketua Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi, Leni Liawati. Sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan warga, Leni menyalurkan satu tangki air bersih melalui kerja sama dengan PDAM, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Leni, bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus respons cepat untuk memenuhi kebutuhan warga. Namun, ia menegaskan bantuan tangki tidak seharusnya menjadi solusi yang terus berulang setiap musim kemarau.

"Air bersih yang dikirim ini untuk membantu kebutuhan warga sementara. Kami berharap Pemkab Sukabumi segera menindaklanjuti sumber air alternatif tersebut agar masyarakat memiliki solusi permanen," ujar Leni.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Cisolok, sumber air yang selama ini menjadi andalan warga mengalami penurunan debit hingga mengering ketika musim kemarau.

Baca Juga: Warung Sembako dan Bensin Eceran Terbakar di Simpenan, Pemilik Tewas Terjebak

Sumber air tersebut berjarak sekitar dua kilometer dari permukiman warga dan dialirkan melalui jaringan pipa menuju bak penampungan.

Leni menyebutkan, terdapat sumber mata air alternatif yang dinilai memiliki debit lebih stabil meski memasuki musim kemarau. Namun, lokasi sumber air tersebut berada sekitar satu kilometer lebih jauh dari sumber yang selama ini digunakan warga.

Kondisi tersebut membuat pemanfaatannya membutuhkan perpanjangan jaringan perpipaan serta pembangunan sejumlah sarana pendukung.

Karena itu, Leni mendorong Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera melakukan kajian dan menindaklanjuti pembangunan jaringan perpipaan menuju sumber air alternatif tersebut.

Baca Juga: Kebakaran di Kawasan Perhutani di Cibitung Sukabumi, Titik Api Masih Terlihat

Menurutnya, akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan saat kondisi darurat.

"Kita tidak bisa setiap tahun hanya mengandalkan bantuan tangki. Harus ada solusi permanen supaya ketika musim kemarau datang, masyarakat tetap memiliki akses air bersih," katanya.

Persoalan kekeringan tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan rumah tangga. Kondisi serupa juga berpotensi mengganggu sektor pertanian di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.

Keterbatasan pasokan air dapat menurunkan produktivitas pertanian dan meningkatkan risiko gagal panen. Jika kondisi tersebut berlanjut, pendapatan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian juga berpotensi terdampak.

Leni berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan air bersih di Kampung Purojati. Dengan adanya pembangunan jaringan menuju sumber air alternatif, masyarakat diharapkan tidak lagi menghadapi persoalan serupa setiap kali musim kemarau tiba. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini