SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Jakarta dan Jawa Barat. Peringatan ini masih berlaku hingga 28 Juli 2026 pukul 07.00 WIB, khususnya untuk perairan Sukabumi dan Cianjur.
Dalam keterangan resminya, BMKG mencatat pola angin di wilayah Jakarta dan Jawa Barat bagian utara bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 8–25 knot. Jawa Barat bagian selatan, angin bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 knot. Kecepatan maksimum diprediksi mencapai 30 knot di perairan Sukabumi.
Baca Juga: Pemprov Jabar Mulai Rekonstruksi Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Setelah Bulan Safar
Gelombang 1,25–2,5 meter berpeluang terjadi di Teluk Jakarta, Kepulauan Seribu, perairan Bekasi–Karawang, Subang, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, dan Pangandaran. Gelombang 2,5–4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Sukabumi dan perairan Cianjur.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator kapal, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menunda aktivitas pelayaran bila kondisi tidak memungkinkan














