Dituduh Santet Ayah, Pria Ditusuk di Dermaga PPN Palabuhanratu Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Kamis 27 Agu 2026, 10:51 WIB
Dituduh Santet Ayah, Pria Ditusuk di Dermaga PPN Palabuhanratu Sukabumi

Ilustrasi penusukan. | Foto: Istimewa/Pixabay/PublicDomainPictures

SUKABUMIUPDATE.com - Warga bernama Aep diduga menjadi korban penusukan oleh seorang pria di kawasan Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/8/2026) sekira pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, Aep adalah nelayan asal wilayah Cikembang, Kabupaten Sukabumi, dan sedang beristirahat di dermaga. Ia mengalami beberapa luka tusuk, salah satunya disebut mengenai bagian dada dan cukup serius.

Alpiansyah, warga di sekitar Dermaga PPN Palabuhanratu, mengatakan penusukan diduga dilakukan setelah terduga pelaku menuduh korban telah menyantet ayahnya. Meski begitu, ia mengaku tidak mengetahui pasti masalah awal dan yang sebenarnya.

"Kata korban, enggak ada permasalahan. Cuma kan pelakunya tuh agak-agak sedikit gangguan jiwa. Kata pelakunya, "Ini teh yang nyantet bapak saya,". Udah keaneh-anehan lah gitu bilangnya," kata dia kepada wartawan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Juga: Fakta Baru Pembunuhan Yani di Sagaranten, Delon Juga Tusuk Leher Korban Pakai Obeng

Alpiansyah mengungkapkan terduga pelaku sempat mendatangi lokasi terlebih dulu untuk memastikan keberadaan korban. Setelah itu, ia pergi dan kembali sekitar lima menit kemudian dengan membawa alat yang diduga digunakan untuk menusuk Aep.

"Pelaku ke situ dulu, mastiin korbannya udah tidur apa belum. Sambil ngelihat korbannya yang mana, target mungkin, targetnya yang mana. Kalau di lihat dari CCTV dia ke situ dulu. Nah, udah dari situ dia balik lagi, jelang beberapa menit. Datang lagi ke situ udah bawa alat. Langsung menusuk. Ada CCTV-nya yang proses penusukannya," kata dia.

Menurut Alpiansyah, korban mengalami tiga luka tusuk. Satu luka di bagian dada bahkan paling parah, sedangkan dua luka lainnya tidak terlalu serius. "Yang fatalnya satu, yang dua dan ketiganya enggak terlalu soalnya korban pakai jaket. Yang fatalnya di dada, karena jaketnya enggak menutupi bagian dada, cuma baju," jelasnya.

Alpiansyah menyebut terduga pelaku sehari-hari bekerja sebagai pengasong ikan di kawasan dermaga. Ia juga mengaku beberapa kali melihatnya berbicara sendiri.

"Suka ada kan di pelabuhan yang ngasong-ngasong ikan. Yang ditenteng. Tapi kadang-kadang kalau lagi ngasong, lagi jadi, suka tapa atau bicara sendiri, gimana gitu. Ngamat kadang-kadang gitu," lanjut dia.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana membenarkan soal penusukan ini. Menurutnya, terduga pelaku telah ditangkap tidak lama setelah kejadian. "Kondisinya diduga dipengaruhi minuman keras. Masih kita dalami terkait motifnya," katanya.

Berita Terkait
Berita Terkini