Jalur Pedestrian Kota Sukabumi Rawan Kejahatan: Dua Perempuan Jadi Korban Begal Payudara

Sukabumiupdate.com
Selasa 06 Okt 2026, 20:11 WIB
Jalur Pedestrian Kota Sukabumi Rawan Kejahatan: Dua Perempuan Jadi Korban Begal Payudara

Jalur pedestrian A Yani Kota Sukabumi (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Insiden pelecehan seksual di muka umum atau begal payudara menyasar dua perempuan sekaligus terjadi di Pedestrian Jalan A Yani, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Pelaku kemudian diamuk massa sebelum diserahkan ke pihak kepolisian. 

Insiden tersebut terjadi sesaat setelah bubar nonton bareng Timnas Indonesia vs Thailand dalam gelaran Fifa Asean Cup 2026 pada Senin (5/10/2026) sekira pukul 00.00 WIB.

Mi teman korban menuturkan peristiwa bermula ketika dia bersama dua teman perempuannya dihampiri sosok pria tak dikenal. "Dia tuh (terduga pelaku) nanya-nanya, katanya 'orang mana?'. Aku jalan aja," ujar Mila dalam keterangannya yang terekam dalam video.

Baca Juga: Tahara BPR Sukabumi Jampangkulon Tembus Rp2,8 Miliar, Antusias Warga Siapkan Dana Lebaran

Mereka mulai merasa curiga dengan gerak-gerik pria tersebut. Tak lama kemudian, salah seorang temannya yang berada di belakang menarik bajunya.

Saat ditanya mengenai apa yang terjadi, temannya tersebut mengaku telah mengalami tindakan tidak senonoh dari pria itu. "Dia pegang-pegang payudara," kata Mi, menirukan pengakuan temannya.

Diduga begal payudata, pria tak dikenal diamuk warga di pedesterian A Yani Kota SukabumiDiduga begal payudata, pria tak dikenal diamuk warga di pedesterian A Yani Kota Sukabumi

Mila menegaskan bahwa temannya tidak mengenal pria yang diduga melakukan tindakan tersebut. "Nggak kenal," ujarnya saat ditanya apakah temannya mengenal pria tersebut.

Baca Juga: Kecelakaan di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi, Pekerja PJU Sebut Sopir Boks Ngantuk

Mengetahui insiden tersebut, warga di sekitar lokasi kemudian menangkap pelaku. Beruntung dua unit mobil polisi tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku, yang sempat diamuk massa. 

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan pelecehan seksual tersebut, termasuk identitas terduga pelaku dan langkah penanganan selanjutnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini