Komisi III DPRD Sukabumi Dorong Kontribusi PAD Perumda AM TJM Jadi Rp20 Miliar pada 2027

Sukabumiupdate.com
Selasa 06 Okt 2026, 16:44 WIB
Komisi III DPRD Sukabumi Dorong Kontribusi PAD Perumda AM TJM Jadi Rp20 Miliar pada 2027

Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi rakor pembahasan RAPBD 2027 bersama Perumda AM TJM, Selasa 6 Oktober 2026. (Sumber: dok perumdam TJM)

SUKABUMIUPDATE.com - Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi mendorong peningkatan kontribusi Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi pada 2027. Hal itu disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, usai pembahasan RAPBD 2027 bersama Perumdam TJM, Selasa (6/10/2026).

Hera mengatakan, pembahasan tersebut merupakan bagian dari tugas Komisi III untuk membahas, mendalami, sekaligus menguji postur RAPBD 2027 terhadap mitra kerja yang menjadi kewenangan komisi. Dalam pembahasan itu, Komisi III memastikan tidak ada penyertaan modal daerah baru untuk BUMD pada RAPBD 2027. 

Menurut Hera, penyertaan modal tersebut sudah terkunci dalam KUA-PPAS 2027. “Tidak ada. Penyertaan modal karena sudah dikunci dalam KUA-PPAS 2027, tahun 2027 itu tidak ada penyertaan modal untuk BUMD,” kata Hera.

Meski tidak ada penyertaan modal baru, Komisi III tetap mendorong Perumda TJM meningkatkan pendapatan yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap PAD.

Baca Juga: Guru Ngaji di Sukabumi Diduga Cabuli Anak Laki-laki, Polisi: Korban Terkonfirmasi 7 Orang

Hera menyebut, kontribusi yang ada saat ini berada di angka sekitar Rp11,4 miliar. Komisi III kemudian mendorong agar target tersebut dapat ditingkatkan menjadi Rp20 miliar pada 2027.

“Targetnya meminta peningkatan pendapatan dan kemudian menjadi deviden dan PAD Kabupaten Sukabumi. Sekarang kan hanya Rp11,4 miliar. Kami sih meminta kemarin menargetkannya di angka Rp20 miliar, mudah-mudahan tercapai,” ujarnya.

Menurut Hera, peningkatan pendapatan tersebut tetap harus berjalan bersama peningkatan pelayanan. Salah satu perhatian Komisi III adalah masyarakat yang hingga kini belum terjangkau layanan air bersih.

“Kalau kami di DPRD, masyarakat mana yang masih belum terjangkau. Karena selain PAD, BUMD terutama untuk TJM, itu masalah pelayanan air bersih,” tuturnya.

Baca Juga: Instruksi Prabowo, Para Menko dan Pimpinan Lembaga Mulai Pakai Mobil Dinas Maung

Hera mengatakan, persoalan perluasan jaringan dan teknis peningkatan pelayanan menjadi bagian yang harus dikerjakan Perumda AM TJM. Sementara dari sisi DPRD, perhatian diarahkan pada sejauh mana pelayanan dapat menjangkau masyarakat.

“Kalau itu kan teknis, lebih kepada cara mereka bekerja untuk meningkatkan pelayanan,” katanya. (Adv)

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini