SUKABUMIUPDATE.com - Rombongan santri dari Cikundul Lembursitu Kota Sukabumi dilarikan ke RS Al Mulk dan RSUD R Syamsudin setelah mengalami gejala keracunan. Santri Pesantren Baiti Jannati Cikundul ini dilaporkan mengalami gejala keracunan sejak Sabtu dini hari 15 Agustus 2026.
Jumlah korban keracunan terus bertambah, Lurah Cikundul Lembursitu Kota Sukabumi Ateng Jaelani menyebut data sementara mencapai 128 orang. Mereka saat ini dirawat di RS AL Mulk dan RS R Syamsudin Kota Sukabumi.
Baca Juga: Korban Jiwa dan Tsunami, Tanggap Darurat Pasca Gempa M7,7 Nagekeo NTT
Di Al mulk ada 78, di bunut (R Syamsudin) ada 53,” jelas Ateng Jaelani kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (15/8/2026).
Belum diketahui penyebab keracunan, apakah dari menu program makan bergizi gratis (MBG) atau dari makanan lainnya. Hingga Sabtu pagi, ruang instalasi gawat darurat RS AL Mulk jalan pelabuhan II Lembursitu Kota Sukabumi ini masih menerima kedatangan para santri korban dugaan keracunan.
Baca Juga: Kota Sukabumi Duduki Peringkat Empat Besar Smiling West Java Award Juli 2026
Mereka mengalami sejumlah keluhan gejala keracunan seperti muntah, mual pusing. “Banyak yang datang tadi ada puluhan,” ucap Obeng warga Sukabumi yang berada di RS Al Mulk. Menurut dia, santri tersebut berasal dari pondok pesantren di daerah Cikundul Lembursitu Kota Sukabumi.















