BGN Beberkan Nasib SPPG di Kabupaten Sukabumi yang Terlibat Kasus Keracunan MBG

Sukabumiupdate.com
Selasa 11 Agu 2026, 15:40 WIB
BGN Beberkan Nasib SPPG di Kabupaten Sukabumi yang Terlibat Kasus Keracunan MBG

Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Gizi Nasional atau BGN menegaskan dari 373 dapur MBG aktif di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, 8 SPPG pernah terlibat kasus keracunan. Dimana satu dapur program Makan Bergizi Gratis hingga Agustus 2026 ini masih berstatus suspend atau perhentian sementara, yaitu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di wilayah Kecamatan Cibadak.

Hal tersebut Koordinator BGN Wilayah Kabupaten Sukabumi, Firman Juliansyah usai pertemuan dengan pemkab di Pendopo Sukabumi, Selasa (11/8/2026). Kepada awak media Firman menjelaskan bahwa hingga saat ini, tercatat ada kurang lebih 9 kasus keracunan yang dialami penerima manfaat MBG di Kabupaten Sukabumi.

“Data lengkapnya ada. Seperti di Palabuhanratu 2 kasus, Simpenan 1 kasus, Cidolog 1 kasus, Cibadak 2 kasus, Parakansalak 1 kasus, Caringin 1 kasus, Warungkiara 1 kasus,” ungkapnya.

Baca Juga: Donald Trump Pasang Badan untuk Gianni Infantino di Tengah Krisis FIFA

Dia menegaskan untuk cakupan kabupaten, kasus keracunan MBG di Kabupaten Sukabumi masuk kategori banyak. “Di Indonesia itu termasuk banyak ya? kita kan tetap zero toleran terhadap keracunan,” bebernya.

Firman Juliansyah menegaskan dapur-dapur MBG di Kabupaten Sukabumi yang pernah mengalami kejadian keracunan terhadap penerima manfaat, semuanya kena suspend sementara. Hingga saat ini tersisah 1 SPPG yang masih di suspend sementara karena keracunan, yaitu Dapur Nazran SPPG Cibadak 02 di bawah naungan Yayasan Ulul Albab Fasihah Al Munawaroh.

“Selain Cibadak, SPPG di Cikidang juga masih di suspend tapi masalahnya ipal yang belum tuntas hingga bermasalah dengan warga sekitar,” ucapnya.

Baca Juga: BMKG: Kabupaten Sukabumi Kategori Awas Kekeringan Periode 11-20 Agustus 2026

Untuk kasus keracunan di Cibadak, kepala SPPGnya lanjut Firman masih dipanggil untuk pemeriksaan lanjut KPPG (Kantor Pelayanan Pemenuhan Gigi) di Bogor. “Selanjutnya masih menunggu perkembangan apakah nanti hasil penelusurannya ini nanti masuk status suspend permanen atau suspend sementara kita masih menunggu.”

Selama proses suspend sementara, untuk penerima manfaat dari dapur yang di suspend tersebut dialihkan ke SPPG terdekat. 

“Totalnya ada 2096 penerima manfaat dari SPPG Cibadak 02 yang di suspend sementara. Siswa dan kelompok 3B. Para penerima manfaat ini tetap mendapatkan kiriman MBG dari 4 SPPG terdekat,” pungkasnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini